DWJ Manajement - PORTAL

BMKG: Gempa Susulan di Flores Bisa Hingga 6 Bulan ke Depan

Oleh: DWJ-Manajement 16 Sep 2026
BMKG: Gempa Susulan di Flores Bisa Hingga 6 Bulan ke Depan

Waspada! BMKG Prediksi Gempa Susulan di Flores Masih Akan Terjadi Hingga 6 Bulan ke Depan

Intensitas Mulai Menurun, Namun Masyarakat Diimbau Tetap Siaga Menghadapi Aktivitas Seismik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan penting bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Flores dan sekitarnya. Pasca terjadinya gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, aktivitas seismik atau gempa susulan diprediksi masih akan terus terjadi dalam jangka waktu yang cukup panjang.

Meski saat ini intensitas gempa susulan dilaporkan mulai menunjukkan tren penurunan atau mereda, BMKG menegaskan bahwa kondisi ini bukanlah tanda bahwa aktivitas tektonik telah benar-benar berakhir. Para ahli di BMKG memperkirakan bahwa rangkaian gempa susulan di wilayah tersebut masih berpotensi terjadi hingga 4 hingga 6 bulan ke depan.

Mengapa Gempa Susulan Masih Terus Terjadi di Wilayah Flores?

Fenomena gempa susulan (aftershocks) adalah hal yang wajar secara geologis setelah terjadinya gempa utama yang sangat besar. Ketika gempa berkekuatan M7,7 terjadi, terjadi pergeseran besar pada lempeng tektonik yang melepaskan energi dalam jumlah masif. Namun, pelepasan energi ini seringkali tidak terjadi secara instan dalam satu waktu tunggal.

Setelah gempa utama, batuan di kerak bumi akan berusaha untuk menyesuaikan diri kembali ke posisi yang lebih stabil. Proses penyesuaian ini melibatkan redistribusi stres atau tekanan di sepanjang bidang patahan (fault line). Selama tekanan tersebut belum sepenuhnya terdistribusi secara merata atau stabil, maka akan terjadi patahan-patahan kecil yang kita rasakan sebagai gempa susulan.

Beberapa faktor yang menyebabkan durasi gempa susulan bisa mencapai berbulan-bulan antara lain:

Besaran Magnitudo Utama: Semakin besar magnitudo gempa utama, semakin besar pula energi yang dilepaskan, yang secara otomatis memperpanjang periode gempa susulan.

Kompleksitas Struktur Geologi: Wilayah Flores berada di zona pertemuan lempeng yang sangat aktif, membuat struktur kerak bumi di sana sangat kompleks.

Redistribusi Tekanan: Proses penyesuaian batuan di zona patahan membutuhkan waktu untuk mencapai titik keseimbangan baru.

Estimasi Waktu dan Tren Aktivitas Seismik

Berdasarkan data pemantauan seismik terkini, BMKG mencatat bahwa frekuensi gempa dengan kekuatan yang signifikan mulai mengalami penurunan dibandingkan hari-hari pertama pasca gempa utama. Hal ini merupakan kabar baik yang menunjukkan bahwa proses stabilisasi kerak bumi mulai berjalan.

Namun, BMKG mengingatkan agar masyarakat tidak lengah. Penurunan frekuensi tidak berarti kekuatan gempa akan langsung hilang. Ada kemungkinan gempa susulan dengan magnitudo yang cukup terasa masih bisa terjadi secara tiba-tiba di tengah periode 4 hingga 6 bulan tersebut. Oleh karena itu, kewaspadaan tidak boleh kendor meskipun situasi tampak mulai tenang.

Langkah Mitigasi: Apa yang Harus Dilakukan Masyarakat?