DWJ Manajement - PORTAL

BMKG Ungkap Kapan Musim Hujan di Indonesia

Oleh: DWJ-Manajement 31 Jul 2026
BMKG Ungkap Kapan Musim Hujan di Indonesia

Tanah Longsor: Wilayah perbukitan dan lereng gunung harus ekstra waspada terhadap pergerakan tanah akibat saturasi air dalam tanah yang meningkat saat hujan mulai turun.

Angin Kencang: Fenomena angin puting beliung sering muncul saat transisi musim. Pastikan struktur bangunan dan pohon di sekitar rumah dalam kondisi kuat.

Menjaga Kesehatan di Masa Pancaroba

Selain ancaman bencana alam, perubahan cuaca juga berdampak langsung pada kesehatan manusia. Fluktuasi suhu dan kelembapan udara yang tinggi dapat menurunkan imunitas tubuh. Beberapa penyakit yang sering muncul di masa transisi ini meliputi:

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA): Perubahan udara dari panas ke dingin sering memicu gangguan pernapasan.

Demam Berdarah Dengue (DBD): Munculnya genangan air akibat hujan dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti.

Flu dan Batuk: Perubahan suhu yang tidak menentu membuat tubuh lebih rentan terhadap virus.

Oleh karena itu, disarankan bagi masyarakat untuk menjaga pola makan, istirahat yang cukup, serta memastikan kebersihan lingkungan rumah agar tidak ada genangan air yang berpotensi menjadi sarang penyakit.

Kesimpulan

Secara garis besar, Indonesia akan memasuki masa transisi menuju musim hujan pada bulan Oktober 2026, dengan distribusi hujan yang lebih merata dan intens pada bulan November. Meski pengaruh El Nino diprediksi akan membuat curah hujan tidak setinggi tahun-tahun normal, masyarakat tetap diminta untuk waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi. Kesiapsiagaan dalam mengelola air, pertanian, serta menjaga kesehatan diri menjadi kunci utama dalam menghadapi perubahan siklus cuaca ini.