DWJ Manajement - PORTAL

Bos Danantara Jamin Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Tak Akan Macet

Oleh: DWJ-Manajement • 07 Sep 2026
Bos Danantara Jamin Kredit Bank BUMN ke Kopdes Merah Putih Tak Akan Macet

Sistem Monitoring Terintegrasi: Penggunaan teknologi digital untuk memantau arus kas dan aktivitas ekonomi koperasi secara real-time.

Pendampingan Usaha: Koperasi tidak hanya diberikan modal, tetapi juga mendapatkan pendampingan manajemen agar operasional bisnis berjalan efisien dan menguntungkan.

Integrasi Rantai Pasok: Menghubungkan produk-produk koperasi langsung dengan pasar atau industri besar, sehingga kepastian pendapatan (revenue stream) koperasi lebih terjamin.

Standarisasi Tata Kelola: Penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) pada setiap unit koperasi yang menerima bantuan kredit.

Peran Strategis Koperasi Desa Merah Putih

Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) merupakan inisiatif besar pemerintah untuk melakukan revitalisasi ekonomi desa. Melalui koperasi ini, potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di pedesaan diharapkan dapat dikelola secara kolektif dan profesional, sehingga nilai tambah ekonomi tetap berputar di desa.

Dengan adanya suntikan modal dari bank BUMN, KDMP diharapkan mampu melakukan modernisasi alat produksi, memperluas jangkauan distribusi, hingga membangun infrastruktur pengolahan pascapanen. Hal ini bertujuan agar desa tidak lagi hanya menjadi penyedia bahan mentah, melainkan juga menjadi pusat pengolahan produk yang memiliki nilai jual tinggi.

Dony Oskaria menambahkan bahwa keberhasilan KDMP akan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan di pedesaan dan pengurangan arus urbanisasi. "Jika ekonomi desa kuat, maka ketahanan ekonomi nasional secara keseluruhan akan semakin tangguh," tambahnya.