```html
Langkah Radikal Telkom: Struktur Grup Dirampingkan, Anak Usaha Bakal Dipangkas Jadi 18 Saja
Transformasi besar-besaran dilakukan manajemen Telkom usai dipanggil bos Danantara guna memperkuat efisiensi dan sinergi bisnis.
JAKARTA - Raksasa telekomunikasi milik negara, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), tengah bersiap melakukan perombakan besar-besaran dalam struktur organisasinya. Langkah strategis ini diambil sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi digital dan optimalisasi kinerja grup secara keseluruhan. Kabar mengenai rencana perampingan ini mencuat setelah adanya pertemuan intensif antara jajaran manajemen Telkom dengan pihak Danantara.
Dalam pertemuan tersebut, arah kebijakan strategis perusahaan dibahas secara mendalam, terutama mengenai efisiensi operasional dan penyederhanaan struktur anak perusahaan. Telkom berencana memangkas jumlah anak usahanya secara signifikan, dari yang sebelumnya berjumlah banyak, kini ditargetkan hanya tersisa 18 entitas saja.
Panggilan Bos Danantara: Sinyal Perubahan Besar di Tubuh BUMN
Pemanggilan manajemen Telkom oleh pimpinan Danantara menjadi sinyal kuat adanya pergeseran paradigma dalam pengelolaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Danantara, sebagai lembaga yang mengelola investasi strategis negara, diharapkan mampu mendorong perusahaan-perusahaan besar di bawah naungannya untuk menjadi lebih lincah (agile) dan kompetitif di pasar global.
Langkah restrukturisasi ini bukan sekadar upaya pengurangan jumlah entitas, melainkan upaya untuk menghilangkan tumpang tindih (overlapping) fungsi antar anak perusahaan. Selama ini, struktur grup yang terlalu gemuk seringkali menjadi kendala dalam pengambilan keputusan yang cepat serta menciptakan inefisiensi pada biaya operasional (OPEX) maupun belanja modal (CAPEX).
Dengan adanya arahan dari Danantara, Telkom didorong untuk melakukan pemetaan ulang terhadap seluruh portofolio bisnisnya. Mana lini bisnis yang masih memberikan nilai tambah tinggi (high value) dan mana yang hanya menjadi beban bagi induk perusahaan. Fokus utamanya adalah memastikan setiap anak perusahaan memiliki peran yang jelas dan sinergis dalam mendukung ekosistem digital Telkom.
Mengapa Harus 18 Anak Perusahaan?
Angka 18 dipilih bukan tanpa alasan. Angka ini merupakan hasil dari kajian mendalam mengenai kebutuhan struktur organisasi yang ideal untuk mendukung visi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan. Melalui konsolidasi, Telkom ingin membangun struktur yang lebih ramping namun memiliki daya ledak yang lebih kuat.
Berikut adalah beberapa alasan fundamental di balik rencana pemangkasan anak usaha tersebut: