DWJ Manajement - PORTAL

Bos LPS soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Mudah-mudahan Lancar

Oleh: DWJ-Manajement 10 Aug 2026
Bos LPS soal Destry Calon Tunggal Gubernur BI: Mudah-mudahan Lancar

Destry Damayanti Jadi Calon Tunggal Gubernur BI, Bos LPS: Mudah-mudahan Lancar

Jakarta - Proses transisi kepemimpinan di Bank Indonesia (BI) memasuki babak baru yang krusial. Pengajuan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur Bank Indonesia ke Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI menuai berbagai reaksi dari para pemangku kepentingan di sektor keuangan. Salah satu respon positif datang dari Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu.

Anggito Abimanyu menyatakan dukungannya terhadap proses yang sedang berjalan ini. Ia berharap seluruh rangkaian mekanisme pemilihan, mulai dari uji kelayakan hingga penetapan oleh parlemen, dapat berjalan dengan mulus tanpa hambatan yang berarti. Menurutnya, kelancaran proses ini sangat penting bagi kepastian stabilitas moneter dan sistem keuangan nasional.

Respon Positif dari Lembaga Penjamin Simpanan

Menanggapi kabar pengajuan Destry Damayanti ke Senayan, Anggito Abimanyu tidak menampik bahwa langkah ini merupakan momentum penting bagi institusi bank sentral. Sebagai pemimpin di LPS, yang memiliki peran vital dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap perbankan, Anggito memandang bahwa keberlanjutan kepemimpinan di BI adalah kunci stabilitas sistem keuangan secara keseluruhan.

"Mudah-mudahan lancar," ujar Anggito singkat saat dimintai keterangannya terkait pengajuan calon tunggal tersebut. Pernyataan ini mencerminkan optimisme bahwa proses seleksi yang dilakukan akan menghasilkan pemimpin yang mampu menjaga ritme kebijakan moneter yang telah berjalan dengan baik selama ini.

Sinergi antara Bank Indonesia dan LPS merupakan pilar utama dalam menjaga stabilitas sistem keuangan (SSK). Jika BI fokus pada kebijakan moneter dan makroprudensial, maka LPS berperan dalam menjaga kepercayaan nasabah melalui penjaminan simpanan. Oleh karena itu, pergantian kepemimpinan di BI diharapkan dapat memperkuat koordinasi antarlembaga tersebut, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi global yang kian dinamis.

Menakar Peran Strategis Gubernur Bank Indonesia

Jabatan Gubernur Bank Indonesia bukan sekadar posisi administratif, melainkan jantung dari kebijakan ekonomi nasional. Seorang Gubernur BI memegang kendali atas kebijakan suku bunga, stabilitas nilai tukar rupiah, hingga pengelolaan cadangan devisa negara. Oleh karena itu, pengajuan seorang calon tunggal memerlukan legitimasi kuat melalui proses fit and proper test di DPR.

Ada beberapa alasan mengapa posisi ini menjadi sangat krusial dalam periode mendatang: