DWJ Manajement - PORTAL

BPKH: Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Oleh: DWJ-Manajement 03 Aug 2026
BPKH: Ekosistem Haji-Umrah Mesin Penggerak Ekonomi Syariah RI

Sektor Keuangan Syariah: Melalui pengelolaan dana haji yang produktif dan penempatan investasi pada instrumen syariah yang aman.

Sektor Perjalanan dan Logistik: Melibatkan agen perjalanan umrah, maskapai penerbangan, hingga jasa logistik pengiriman perlengkapan haji.

Sektor Food & Beverage (F&B): Penyediaan katering halal bagi jamaah selama di tanah suci maupun saat persiapan di tanah air.

Sektor Industri Kreatif dan Fashion: Penyediaan pakaian ihram, mukena, pakaian muslim, hingga perlengkapan pendukung ibadah lainnya.

Sektor Teknologi Informasi: Pengembangan aplikasi digital untuk memudahkan manajemen perjalanan, manasik, hingga pemantauan kesehatan jamaah.

Penguatan Industri Halal sebagai Fondasi Utama

Integrasi ekosistem ini tidak akan berjalan optimal tanpa adanya penguatan pada industri halal secara keseluruhan. BPKH mendorong agar seluruh rantai pasok (supply chain) dalam layanan haji dan umrah wajib mengedepankan standar halal yang ketat. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman bagi jamaah sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal di kancah internasional.

Fadlul menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem syariah ini harus dilakukan secara sistematis. Artinya, pemerintah, regulator, pelaku usaha, dan lembaga keuangan harus duduk bersama untuk membangun infrastruktur yang mendukung kemudahan transaksi syariah dalam satu alur layanan haji dan umrah.

Salah satu fokus utama adalah memastikan bahwa produk-produk yang dikonsumsi oleh jamaah, baik saat berada di Indonesia maupun saat menjalankan ibadah di Arab Saudi, merupakan produk dari industri halal Indonesia. Dengan cara ini, Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga menjadi penyedia utama kebutuhan produk halal dunia melalui momentum haji dan umrah.