DWJ Manajement - PORTAL

BPS Catat Harga Beras Naik September 2026, Begini Datanya

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
BPS Catat Harga Beras Naik September 2026, Begini Datanya

Menariknya, inflasi di tingkat eceran yang berada di angka 0,80 persen menunjukkan bahwa kenaikan harga di tingkat konsumen akhir hampir sejajar dengan kenaikan di tingkat produksi. Hal ini mengisyaratkan bahwa kenaikan harga di hulu terserap secara langsung ke masyarakat melalui pengecer. Margin harga yang tipis antara tingkat penggilingan dan eceran menunjukkan bahwa beban kenaikan harga ini ditanggung langsung oleh daya beli konsumen akhir.

Fenomena ini sering kali dipicu oleh berbagai faktor kompleks, mulai dari siklus panen yang tidak menentu, kendala distribusi, hingga faktor cuaca yang memengaruhi produktivitas lahan pertanian. Jika tekanan harga di tingkat penggilingan terus meningkat, maka diprediksi harga beras di pasar tradisional maupun ritel modern akan terus mengalami penyesuaian ke atas pada bulan-bulan berikutnya.

Dampak Inflasi Beras Terhadap Daya Beli Masyarakat

Sebagai komoditas strategis, kenaikan harga beras memiliki efek domino terhadap ekonomi rumah tangga. Bagi masyarakat kelas menengah ke bawah, beras bukan sekadar pilihan makanan, melainkan kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Kenaikan sekecil apa pun pada harga beras akan berdampak langsung pada alokasi pengeluaran rumah tangga lainnya.

Berikut adalah beberapa dampak ekonomi yang mungkin timbul akibat kenaikan harga beras ini:

Penurunan Daya Beli: Konsumen akan mengalokasikan lebih banyak pendapatan untuk membeli beras, yang berakibat pada berkurangnya anggaran untuk kebutuhan lain seperti protein hewani, sayuran, atau kebutuhan pendidikan.

Peningkatan Inflasi Bahan Pangan (Volatile Food): Beras memiliki bobot yang besar dalam perhitungan inflasi kelompok bahan makanan. Kenaikan harga beras akan mendorong angka inflasi umum (headline inflation) naik.

Perubahan Pola Konsumsi: Masyarakat mungkin akan beralih ke beras dengan kualitas yang lebih rendah atau mencari substitusi karbohidrat lain, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat memengaruhi ketahanan gizi nasional.

Mengapa Kenaikan Ini Terjadi? Mengulas Faktor Penyebab