Selain aspek permodalan, BSI juga membidik pertumbuhan jumlah nasabah yang sangat masif. Perusahaan menargetkan untuk memiliki basis nasabah hingga mencapai 40 juta orang pada tahun 2030. Target ini mencerminkan optimisme BSI terhadap potensi pasar syariah di Indonesia yang sangat luas, mengingat Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.
Untuk mencapai angka tersebut, BSI tidak hanya mengandalkan pembukaan kantor cabang secara fisik, tetapi juga akan melakukan penetrasi secara digital. Perluasan akses layanan melalui platform mobile banking dan inovasi teknologi finansial menjadi harga mati untuk menjangkau segmen milenial dan Gen Z yang sangat bergantung pada ekosistem digital.
Transformasi Digital sebagai Akselerator Utama
Menyadari bahwa era perbankan masa kini sangat ditentukan oleh kecanggihan teknologi, BSI menempatkan transformasi digital sebagai mesin utama pertumbuhan. Menjadi bank jumbo tidak lagi cukup hanya dengan memiliki aset besar, namun juga harus didukung oleh pengalaman pengguna (user experience) yang mulus dan aman.
Pengembangan aplikasi BSI Mobile terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup nasabah modern. Dengan integrasi layanan keuangan syariah ke dalam ekosistem digital, BSI berupaya agar layanan mereka dapat digunakan untuk segala kebutuhan, mulai dari transaksi harian, pembayaran zakat dan sedekah, hingga manajemen keuangan pribadi yang berbasis prinsip syariah.
Selain itu, investasi pada teknologi keamanan siber (cybersecurity) juga menjadi prioritas. Hal ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan 40 juta nasabah yang ditargetkan tersebut, terutama di tengah maraknya ancaman kejahatan digital di sektor perbankan.
Memperkuat Ekosistem Ekonomi Syariah Global
Ambisi BSI untuk menjadi bank jumbo juga berkaitan erat dengan posisi Indonesia dalam ekonomi syariah global. Dengan dukungan pemerintah yang terus mendorong pertumbuhan industri halal, BSI memposisikan diri sebagai motor penggerak utama dalam ekosistem ini.
BSI berencana untuk masuk lebih dalam ke berbagai rantai nilai industri halal, seperti makanan dan minuman, fashion muslim, kosmetik halal, hingga sektor pariwisata ramah muslim. Dengan menyediakan solusi pembiayaan yang komprehensif bagi para pelaku industri ini, BSI tidak hanya tumbuh secara organik, tetapi juga turut berkontribusi pada peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional berbasis syariah.
Tantangan dalam Mencapai Target Besar