DWJ Manajement - PORTAL

Bukan Beras Fortifikasi, Bulog Pasok BerasKita Premium buat MBG

Oleh: DWJ-Manajement • 29 Sep 2026
Bukan Beras Fortifikasi, Bulog Pasok BerasKita Premium buat MBG

Kualitas Butiran yang Seragam: Beras ini memiliki ukuran butiran yang konsisten, tidak banyak patah, dan bersih dari kotoran, sehingga memberikan tampilan nasi yang menarik saat disajikan.

Tekstur dan Aroma: Memiliki tekstur yang pulen dan aroma alami yang menggugah selera, sangat penting untuk meningkatkan nafsu makan anak-anak dalam program MBG.

Standar Mutu Tinggi: Melalui proses penggilingan yang modern, BerasKita Premium memenuhi standar mutu beras premium yang ditetapkan pemerintah, menjamin kebersihan dan keamanan konsumsi.

Ketersediaan Stok: Sebagai produk milik Bulog, rantai pasok BerasKita Premium lebih terjamin dan stabil, sehingga risiko kelangkaan saat pelaksanaan program skala nasional dapat diminimalisir.

Mengapa Bukan Beras Fortifikasi?

Meskipun fortifikasi pangan adalah langkah yang baik untuk intervensi gizi, penggunaan beras fortifikasi dalam skala masif untuk program makan siang gratis memerlukan koordinasi teknis yang sangat kompleks. Bulog melihat bahwa pemenuhan gizi pada Program MBG harus dilakukan secara holistik melalui kombinasi makanan lengkap.

Dalam skema MBG, beras hanyalah salah satu komponen karbohidrat. Gizi utama seperti protein hewani (telur, ayam, ikan), protein nabati (tempe, tahu), serta sayur-sayuran dan buah-buahan akan menjadi penyokong utama nutrisi. Oleh karena itu, Bulog merasa penggunaan BerasKita Premium yang berkualitas tinggi sudah cukup untuk menjadi pondasi pangan, sementara kecukupan mikronutrien akan ditutup melalui variasi menu lauk-pauk yang bergizi seimbang.

Strategi Logistik dan Keamanan Pangan Nasional

Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis akan melibatkan jutaan porsi setiap harinya di seluruh pelosok negeri. Hal ini menuntut kesiapan logistik yang luar biasa dari pihak Bulog. Dengan menetapkan BerasKita Premium sebagai standar pasokan, Bulog dapat mengoptimalkan infrastruktur gudang dan distribusi yang sudah ada.

Bulog memiliki jaringan gudang yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Menggunakan satu jenis produk premium yang sudah memiliki standarisasi produksi akan memudahkan proses kontrol kualitas (quality control) di setiap titik distribusi. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya penurunan kualitas beras akibat penyimpanan atau distribusi yang terlalu lama di perjalanan.