Ketegangan di berbagai belahan dunia menciptakan ketidakpastian yang tinggi di pasar keuangan global. Kondisi ini mendorong investor untuk mengambil langkah yang lebih berhati-hati dalam mengelola aset mereka.
Berikut adalah beberapa alasan mengapa faktor geopolitik menjadi ancaman utama bagi rupiah:
Peningkatan Risiko Global: Konflik antarnegara memicu sentimen ketidakpastian yang tinggi.
Aliran Modal Keluar: Investor cenderung menarik dana dari pasar negara berkembang (*emerging markets*) menuju aset yang lebih aman.
Preferensi Safe-Haven: Permintaan terhadap dolar AS meningkat saat risiko global melonjak, yang secara langsung menekan nilai tukar mata uang lainnya.