DWJ Manajement - PORTAL

Bulog Jamin Stok Beras buat Korban Gempa NTT Aman, Ada 93.782 Ton

Oleh: DWJ-Manajement 23 Aug 2026
Bulog Jamin Stok Beras buat Korban Gempa NTT Aman, Ada 93.782 Ton

```html

Bulog Pastikan Stok Beras untuk Korban Gempa NTT Aman, Siapkan 93 Ribu Ton untuk Distribusi Darurat

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjamin ketersediaan pangan, khususnya beras, tetap terjaga guna membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

JAKARTA - Peristiwa gempa bumi yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) menuntut respons cepat dari berbagai pihak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan logistik dasar. Menanggapi situasi darurat tersebut, Perum Bulog memastikan bahwa stok beras yang dialokasikan untuk membantu para korban bencana dalam kondisi sangat aman dan siap didistribusikan.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemetaan terhadap kebutuhan pangan di wilayah terdampak. Berdasarkan data terbaru, Bulog telah menyiapkan cadangan beras dalam jumlah besar untuk memastikan tidak ada kelaparan atau kelangkaan pangan di tengah situasi krisis yang sedang terjadi di NTT.

Kesiapan Stok Beras Mencapai 93.782 Ton

Dalam pernyataannya, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkapkan bahwa total cadangan beras yang disiapkan untuk merespons kebutuhan di wilayah NTT mencapai angka yang signifikan. Jumlah ini mencakup kebutuhan jangka pendek untuk masa tanggap darurat maupun kebutuhan jangka menengah untuk stabilitas pangan di wilayah tersebut.

“Kami pastikan stok beras untuk mendukung bantuan bagi korban gempa di NTT saat ini maupun ke depannya dalam kondisi aman. Saat ini, kami telah menyiapkan sekitar 93.782 ton beras yang siap dikerahkan,” ujar Ahmad Rizal dalam keterangannya kepada media.

Angka 93.782 ton ini merupakan bagian dari komitmen Bulog dalam menjalankan amanat negara untuk menjaga ketahanan pangan nasional, khususnya dalam menghadapi situasi bencana alam. Stok ini tidak hanya diposisikan sebagai bantuan darurat, tetapi juga sebagai bantalan ekonomi agar harga beras di pasar lokal NTT tidak mengalami lonjakan akibat gangguan distribusi pascabencana.

Ketersediaan stok yang melimpah ini diharapkan dapat meredam kepanikan masyarakat di wilayah terdampak. Dalam situasi pascabencana, sering kali terjadi ketidakpastian pasokan yang memicu kenaikan harga secara tidak wajar. Dengan intervensi stok dari Bulog, stabilitas harga dan ketersediaan barang dapat tetap terkendali.

Strategi Distribusi dan Mitigasi Dampak Bencana