Bantah Laporan Greenpeace, Bumitama Agri dan First Resources Tegaskan Tidak Terlibat Karhutla
Kedua perusahaan besar sektor agribisnis ini memberikan klarifikasi terkait tuduhan kebakaran lahan yang disampaikan oleh lembaga lingkungan internasional.
Dua raksasa sektor agribisnis, Bumitama Agri dan First Resources, angkat bicara mengenai laporan terbaru yang dirilis oleh Greenpeace. Laporan tersebut secara spesifik mengaitkan operasional kedua perusahaan dengan insiden kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Tuduhan ini memicu perhatian publik dan menyoroti isu pengelolaan lingkungan di sektor perkebunan. Namun, pihak manajemen kedua perusahaan segera memberikan respons tegas untuk meluruskan informasi tersebut.
Tuduhan Greenpeace Terkait Kebakaran Lahan
Dalam laporan yang diterbitkan, Greenpeace mengeklaim adanya keterkaitan antara wilayah konsesi yang dikelola oleh Bumitama Agri dan First Resources dengan titik api yang muncul di lapangan. Lembaga lingkungan tersebut menyatakan bahwa kebakaran ini berdampak pada kerusakan ekosistem lokal.