Keamanan Maksimal: Memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap gangguan elektromagnetik dan arus liar, sehingga mengurangi risiko peledakan prematur.
Efisiensi Fragmentasi: Dengan pengaturan waktu yang tepat, hasil bongkahan batu (fragmentasi) menjadi lebih seragam, yang pada akhirnya mempermudah proses pemuatan (loading) dan penggilingan (crushing).
Digitalisasi Data: Memungkinkan integrasi dengan sistem manajemen peledakan modern untuk pemantauan performa secara real-time.
Implementasi teknologi ini diharapkan dapat membantu perusahaan-perusahaan tambang di Indonesia untuk bekerja lebih efektif, lebih aman, dan lebih ramah lingkungan melalui pengendalian dampak lingkungan yang lebih baik.
Optimalisasi Kapasitas Melalui Pengoperasian Kembali Pabrik Booster
Selain inovasi produk, Dahana juga memperkuat sisi manufaktur dengan mengoperasikan kembali Pabrik Booster. Booster merupakan komponen krusial dalam rangkaian peledakan yang berfungsi sebagai penguat energi agar detonator utama dapat memicu bahan peledak utama (main charge) secara optimal.
Keputusan untuk mengoperasikan kembali pabrik ini didasari oleh analisis mendalam terhadap tren pertumbuhan industri ekstraktif di Indonesia. Dengan adanya kebijakan hilirisasi mineral yang masif, kebutuhan akan aktivitas penambangan meningkat tajam. Hal ini tentu berbanding lurus dengan kebutuhan akan booster berkualitas tinggi secara berkelanjutan.
Dengan kapasitas produksi yang kembali normal, Dahana kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam menjamin ketersediaan stok bagi pelanggan domestik. Pengoperasian pabrik ini juga dipastikan akan memberikan dampak multiplier terhadap ekonomi lokal, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun penguatan rantai pasok industri pendukung di sekitar area pabrik.
Menjawab Tantangan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional