2. Wilayah Jawa dan Bali
Pesisir selatan Pulau Jawa juga menjadi bagian dari busur subduksi yang aktif. Meskipun tidak seaktif Sumatera, risiko tetap ada di zona berikut:
Zona Megathrust Selat Sunda: Menjadi perhatian khusus karena letaknya yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dan pariwisata.
Zona Megathrust Jawa Selatan: Meliputi sepanjang garis pantai selatan Jawa, dari Banten hingga Jawa Timur.
Zona Megathrust Bali: Mengancam wilayah pesisir Bali yang memiliki kepadatan wisatawan tinggi.
3. Wilayah Nusa Tenggara dan Kepulauan Timur
Memasuki wilayah tengah hingga timur Indonesia, kompleksitas lempeng semakin meningkat dengan adanya zona-zona berikut:
Zona Megathrust Lombok: Berpotensi mengancam wilayah Nusa Tenggara Barat.
Zona Megathrust Sumba: Wilayah dengan karakteristik geologi yang unik namun tetap memiliki risiko tinggi.
Zona Megathrust Timor: Terletak di bagian selatan dekat perbatasan Timor Leste.
Zona Megathrust Flores: Mengancam kawasan pesisir NTT.
4. Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua
Bagian timur Indonesia merupakan wilayah dengan pertemuan banyak lempeng kecil dan besar, menjadikannya salah satu yang paling kompleks di dunia:
Zona Megathrust Sulawesi Utara: Berhubungan dengan aktivitas tektonik di bagian utara Sulawesi.
Zona Megathrust Maluku: Wilayah laut dalam dengan potensi tsunami yang tinggi.
Zona Megathrust Papua: Berada di sepanjang zona subduksi di utara/timur Papua yang dapat berdampak pada wilayah Pasifik.