Sebagian wilayah pesisir selatan Pulau Jawa.
Beberapa titik di wilayah Jawa Barat yang memiliki topografi pegunungan.
Wilayah Kalimantan dan Sulawesi
Kondisi cuaca di wilayah tengah Indonesia juga tidak kalah ekstrem. Potensi hujan lebat merata di beberapa wilayah Kalimantan dan Sulawesi diprediksi akan disertai angin kencang yang dapat mengganggu stabilitas bangunan.
Wilayah Kalimantan bagian barat dan tengah.
Sebagian besar wilayah Sulawesi bagian utara.
Area pesisir Sulawesi bagian tengah.
Wilayah Bali, Nusa Tenggara, dan Indonesia Timur
Meskipun beberapa wilayah di Indonesia Timur sedang memasuki masa transisi, namun 18 wilayah yang disebutkan dalam peringatan BMKG ini menunjukkan bahwa potensi hujan masih sangat tinggi di area-area tertentu.
Beberapa wilayah di Bali yang berada di zona ketinggian.
Sebagian wilayah Nusa Tenggara yang terdampak pola angin muson.
Titik-titik potensial di wilayah Maluku dan Papua.
Dampak Cuaca Buruk yang Perlu Diwaspadai
Fenomena hujan lebat yang disertai angin kencang bukan sekadar masalah kenyamanan saat beraktivitas di luar ruangan. Secara lebih luas, kondisi ini membawa risiko bencana yang nyata bagi masyarakat. Beberapa dampak yang paling sering muncul akibat cuaca ekstrem ini antara lain:
Banjir dan Genangan: Hujan dengan intensitas tinggi yang turun dalam waktu singkat seringkali melampaui kapasitas daya tampung drainase perkotaan, yang berujung pada banjir bandang atau genangan air di pemukiman.