Untuk memastikan implementasi putusan ini berjalan efektif, MK tidak hanya memberikan larangan, tetapi juga memberikan panduan mengenai opsi-opsi yang dapat diterapkan oleh operator. Berikut adalah enam opsi perlindungan yang wajib dihadirkan oleh penyedia layanan agar kuota internet pengguna tidak hangus begitu saja:
Sistem Roll Over (Pengalihan Kuota): Ini adalah opsi yang paling banyak diharapkan oleh masyarakat. Melalui sistem roll over, sisa kuota internet yang tidak habis digunakan pada bulan berjalan dapat secara otomatis dialihkan atau ditambahkan ke masa aktif bulan berikutnya. Dengan demikian, pengguna tidak merasa rugi jika dalam satu bulan penggunaan data mereka tidak mencapai batas maksimal.
Mekanisme Refund (Pengembalian Dana): MK memberikan ruang bagi operator untuk menyediakan opsi refund atau pengembalian nilai ekonomi. Jika kuota tidak dapat dialihkan ke periode berikutnya karena alasan teknis, operator wajib memberikan kompensasi dalam bentuk pengembalian dana (dalam bentuk saldo atau kredit) yang nilainya setara dengan sisa kuota yang tidak terpakai.
Konversi Paket ke Layanan Lain: Sebagai alternatif lain, sisa kuota yang tidak terpakai dapat dikonversikan menjadi layanan lain. Misalnya, sisa kuota data dapat diubah menjadi pulsa telepon, paket SMS, atau poin loyalitas yang dapat ditukarkan dengan berbagai produk layanan digital lainnya yang disediakan oleh operator.
Perpanjangan Masa Aktif secara Fleksibel: Operator diwajibkan memberikan opsi bagi pelanggan untuk memperpanjang masa aktif paket mereka tanpa harus membeli paket baru. Hal ini memberikan ruang bagi pengguna yang memiliki pola penggunaan internet yang tidak menentu (fluktuatif) untuk tetap bisa menggunakan sisa datanya di waktu lain.
Sistem Akumulasi Kuota: Dalam opsi ini, sistem paket dirancang agar kuota tidak memiliki batas waktu yang kaku per bulan. Sebaliknya, kuota akan terus terakumulasi hingga mencapai batas tertentu atau hingga pengguna memutuskan untuk mengganti paketnya. Sistem ini memberikan ketenangan bagi pengguna yang ingin membeli paket besar untuk penggunaan jangka panjang.
Penyesuaian Masa Berlaku Berbasis Pola Pemakaian: MK juga mengarahkan agar operator mulai mempertimbangkan sistem masa berlaku yang lebih dinamis. Alih-alih menggunakan masa aktif 30 hari yang kaku, operator dapat menawarkan paket dengan masa berlaku yang lebih panjang atau berbasis pada volume penggunaan, sehingga memberikan fleksibilitas penuh bagi pelanggan.