Area Semanggi: Titik paling rawan karena kedekatannya dengan pusat aksi di kawasan Senayan dan DPR.
Gerbang Tol Slipi: Mengingat akses ini merupakan jalur utama menuju arah Tomang dan Pluit.
Titik Akses Tol Dalam Kota arah Tomang: Mengantisipasi massa yang bergerak dari arah Jakarta Pusat menuju arah Barat.
Pengguna jalan diharapkan tidak memaksakan diri untuk melewati jalur-jalur tersebut jika melihat adanya barikade kepolisian atau kerumunan massa yang masif.
Imbauan Bagi Pengendara dan Pengguna Jalan
Menyikapi situasi yang dinamis ini, pihak berwenang melalui kanal informasi lalu lintas mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan selalu waspada. Mengingat aksi ini berlangsung hingga malam hari, visibilitas dan kondisi psikologis pengemudi menjadi faktor penting dalam menghindari kecelakaan.
Berikut adalah beberapa langkah yang disarankan bagi para pengguna jalan agar tetap dapat bermobilitas dengan aman:
Cari Rute Alternatif: Hindari penggunaan Tol Dalam Kota (Cawang-Tomang-Pluit) untuk sementara waktu. Gunakan jalan arteri atau jalan tol lingkar luar (JORR) jika memungkinkan untuk menghindari pusat aksi.
Pantau Informasi Real-Time: Selalu perbarui informasi mengenai kondisi lalu lintas melalui aplikasi navigasi seperti Google Maps, Waze, atau akun resmi media sosial Ditlantas Polda Metro Jaya dan Jasa Marga.
Hindari Berhenti di Bahu Jalan: Jangan berhenti di bahu jalan tol untuk sekadar melihat situasi, karena hal ini dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu arus lalu lintas darurat.