DWJ Manajement - PORTAL

Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
Dana Asing Cabut Rp204,30 Miliar di Sesi I, 10 Saham Ini Diborong

Pandangan Teknis dan Strategi Menghadapi Volatilitas

Secara teknikal, level 6.000 menjadi titik psikologis yang sangat krusial bagi IHSG. Jika tekanan jual terus berlanjut dan indeks gagal bertahan di atas level 6.000, maka risiko koreksi lebih lanjut menuju level support berikutnya sangat mungkin terjadi. Namun, jika volume pembelian domestik mampu mengimbangi aksi jual asing, IHSG berpotensi melakukan rebound di akhir sesi.

Bagi para investor, situasi pasar seperti ini menuntut kehati-hatian ekstra. Disarankan untuk tidak melakukan panic selling jika saham yang dimiliki merupakan saham dengan fundamental yang sehat. Sebaliknya, bagi investor yang memiliki kas menganggur, momentum ini bisa dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi secara bertahap pada saham-saham pilihan yang masuk dalam daftar pantauan.

Tips Menghadapi Pasar yang Sedang Berfluktuasi:

Perhatikan Manajemen Risiko: Selalu gunakan stop loss untuk membatasi potensi kerugian akibat volatilitas yang tidak terduga.

Pantau Arus Kas Asing: Pergerakan net foreign buy/sell tetap menjadi indikator penting untuk melihat arah tren pasar jangka menengah.

Fokus pada Fundamental: Dalam kondisi pasar yang tidak menentu, kualitas emiten jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren harga.

Diversifikasi Portofolio: Jangan menaruh seluruh modal pada satu sektor saja untuk meminimalisir risiko sistemik.

Kesimpulan

Penurunan IHSG sebesar 0,83% ke level 6.020,70 pada sesi I hari ini merupakan dampak langsung dari tekanan jual asing sebesar Rp204,30 miliar. Meskipun pasar secara umum menunjukkan warna merah, dinamika pasar tetap menarik dengan adanya akumulasi pada 10 saham tertentu oleh investor domestik. Kondisi ini menunjukkan adanya upaya penahanan harga oleh pelaku pasar lokal. Investor disarankan untuk tetap tenang, memperhatikan level support teknikal, dan lebih selektif dalam memilih saham yang memiliki fundamental kuat untuk menghadapi volatilitas pasar di sisa perdagangan hari ini.

```