DWJ Manajement - PORTAL

Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Seluruh BUMN

Oleh: DWJ-Manajement 24 Aug 2026
Danantara Bakal Samakan Sistem Grading Pegawai di Seluruh BUMN

Danantara Siapkan Standardisasi Sistem Grading Pegawai BUMN: Perkuat Meritokrasi dan Profesionalisme

Langkah strategis BP BUMN dan Danantara dalam menyatukan ekosistem karier demi menciptakan SDM kelas dunia.

Dalam upaya besar melakukan transformasi struktural di tubuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Pengelola Investasi Danantara bersama Badan Pengelola BUMN (BP BUMN) tengah menyiapkan langkah fundamental. Salah satu agenda utama yang menjadi fokus adalah penyetaraan atau standardisasi sistem grading pegawai di seluruh lingkungan BUMN.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa manajemen sumber daya manusia (SDM) di berbagai sektor BUMN, mulai dari perbankan, energi, hingga infrastruktur, memiliki standar profesionalisme yang setara. Dengan adanya sistem grading yang seragam, diharapkan tercipta ekosistem karier yang lebih transparan, adil, dan berbasis pada kompetensi atau meritokrasi.

Transformasi Manajemen BUMN di Bawah Kendali Danantara

Kehadiran Danantara menandai babak baru dalam pengelolaan aset dan perusahaan negara. Sebagai entitas yang dirancang untuk mengonsolidasikan kekuatan ekonomi negara, Danantara dituntut untuk tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga unggul dalam pengelolaan talenta. Selama ini, setiap BUMN memiliki kebijakan internal mengenai tingkatan jabatan, skema remunerasi, dan jenjang karier yang berbeda-beda, yang seringkali menciptakan ketimpangan antar-sektor.

Ketimpangan ini tidak hanya terjadi pada aspek pendapatan, tetapi juga pada pengakuan terhadap level kompetensi. Seorang manajer di satu sektor mungkin memiliki tanggung jawab dan beban kerja yang setara dengan direktur di sektor lain, namun secara sistem grading, mereka berada di level yang berbeda. Hal inilah yang ingin diintervensi oleh Danantara dan BP BUMN melalui kebijakan standardisasi ini.

Dengan adanya standardisasi, Danantara bertujuan untuk menghilangkan sekat-sekat administratif yang selama ini menghambat mobilitas talenta terbaik di lingkungan BUMN. Hal ini selaras dengan visi untuk menjadikan BUMN sebagai pemain global yang kompetitif, di mana kualitas SDM menjadi kunci utama keberhasilan operasional maupun strategis.

Mengapa Standardisasi Grading Menjadi Krusial?

Penerapan sistem grading yang seragam bukan sekadar masalah administratif atau penyesuaian gaji. Ini adalah langkah strategis untuk membangun budaya kerja yang sehat di seluruh ekosistem BUMN. Ada beberapa alasan utama mengapa kebijakan ini dianggap sangat krusial bagi masa depan perusahaan negara.

1. Mengakhiri Ketimpangan Antar-Sektor

Selama bertahun-tahun, terdapat persepsi adanya "kasta" di antara BUMN. BUMN di sektor tertentu, seperti perbankan atau energi, seringkali dianggap memiliki standar hidup dan jenjang karier yang jauh lebih tinggi dibandingkan BUMN di sektor jasa atau manufaktur. Hal ini sering memicu ketimpangan motivasi di kalangan pegawai.