Dengan sistem grading yang diseragamkan, Danantara ingin memastikan bahwa setiap pegawai diukur dengan indikator yang sama. Jika seorang pegawai memiliki performa luar biasa di sektor infrastruktur, mereka harus memiliki kesempatan yang setara untuk naik ke level yang sama dengan pegawai di sektor perbankan, berdasarkan standar kompetensi yang telah ditetapkan secara nasional oleh Danantara.
2. Mendorong Budaya Meritokrasi
Salah satu tantangan terbesar dalam organisasi besar adalah memastikan bahwa kenaikan jabatan didasarkan pada prestasi, bukan sekadar senioritas atau kedekatan. Sistem grading yang terintegrasi akan memaksa setiap BUMN untuk menerapkan penilaian berbasis kinerja yang objektif.
Dalam sistem meritokrasi, setiap individu tahu persis apa yang harus mereka capai untuk mencapai level berikutnya. Transparansi ini akan menciptakan kompetisi yang sehat di internal BUMN. Pegawai akan merasa dihargai jika mereka mampu menunjukkan kapabilitasnya, yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan.
3. Mempermudah Mobilitas Talenta (Talent Mobility)
Dalam struktur Danantara yang lebih luas, mobilitas pegawai antar-BUMN (cross-pollination of talent) menjadi sangat mungkin dilakukan. Tanpa adanya grading yang sama, akan sangat sulit bagi seorang manajer dari BUMN A untuk dipindahkan ke BUMN B karena perbedaan level jabatan yang tidak sinkron.
Dengan sistem yang terstandarisasi, proses mutasi atau penempatan talenta terbaik ke berbagai anak perusahaan atau entitas di bawah Danantara akan berjalan mulus. Hal ini memungkinkan transfer pengetahuan (knowledge transfer) yang lebih cepat dan efektif antar-industri.
Menciptakan Ekosistem Karier yang Transparan
Transparansi adalah elemen kunci dari kepercayaan pegawai terhadap institusi. Dengan sistem yang jelas, ketidakpastian mengenai masa depan karier dapat diminimalisir. Danantara ingin membangun sebuah sistem di mana setiap pegawai BUMN memiliki "peta jalan" (roadmap) yang jelas untuk perkembangan profesional mereka.
Beberapa manfaat utama yang diharapkan dari terciptanya ekosistem karier yang transparan ini meliputi:
Kepastian Karier: Pegawai memiliki gambaran yang jelas mengenai jenjang jabatan yang dapat mereka capai berdasarkan kualifikasi dan pencapaian.