Danantara Ungkap Ketimpangan Dividen BUMN: 97% Hanya dari 8 Perusahaan, Ratusan Lainnya Rugi Rp 20 Triliun
Badan Pengelola Investasi Danantara menyoroti kontradiksi tajam antara keuntungan besar segelintir perusahaan dengan kerugian masif ratusan BUMN lainnya.
Ketimpangan Distribusi Laba BUMN yang Mencolok
Badan Pengelola Investasi Danantara mengungkapkan fakta mengejutkan terkait struktur pendapatan dividen dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ternyata, sumber dana negara dari sektor ini sangat terkonsentrasi pada segelintir perusahaan saja.
Dony, perwakilan dari Danantara, menyatakan bahwa sebagian besar kontribusi dividen tidak merata di seluruh lini perusahaan negara. Hal ini menunjukkan ketergantungan yang sangat tinggi pada kelompok perusahaan tertentu.
Dalam keterangannya, Dony menegaskan betapa kecilnya basis perusahaan yang menyokong pendapatan negara. "97% dividen kami hanya berasal dari delapan perusahaan," tegas Dony.
Ratusan BUMN Terjerat Kerugian Rp 20 Triliun