Di sisi lain, kondisi finansial ratusan BUMN lainnya justru menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan. Alih-alih menyumbang keuntungan bagi kas negara, perusahaan-perusahaan ini justru menjadi beban finansial yang besar.
Data menunjukkan bahwa terdapat ratusan entitas BUMN yang saat ini sedang dalam kondisi tidak sehat secara finansial. Akumulasi kerugian dari perusahaan-perusahaan tersebut mencapai angka yang fantastis, yakni Rp 20 triliun.
Ringkasan Kondisi Finansial BUMN:
Konsentrasi Dividen: 97% pendapatan hanya disumbang oleh 8 perusahaan utama.
Total Kerugian: Ratusan BUMN mencatatkan kerugian akumulatif sebesar Rp 20 triliun.
Ketimpangan: Terjadi polarisasi performa yang sangat ekstrem antar entitas negara.