Mitigasi Risiko Akuntansi: Mengidentifikasi potensi kesalahan pencatatan atau celah dalam pengelolaan aset sejak dini.
Objektivitas Tinggi: Memberikan pandangan independen terhadap struktur keuangan lembaga yang baru terbentuk.
Efisiensi Operasional: Membantu membangun sistem pelaporan keuangan yang terintegrasi dan modern sejak awal berdiri.
Mengapa Konsultan Kakap Dibutuhkan?
Dalam konteks Danantara, kompleksitas aset yang akan dikelola mencakup berbagai sektor strategis. Mengelola portofolio investasi dalam skala besar memerlukan keahlian khusus yang tidak hanya sekadar mencatat transaksi, tetapi juga memahami valuasi aset, instrumen derivatif, hingga manajemen risiko keuangan yang kompleks. Konsultan yang terlibat diharapkan mampu memberikan kerangka kerja (framework) yang kokoh sehingga laporan keuangan yang dihasilkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga mencerminkan realitas ekonomi yang sebenarnya.
Pengawasan Ketat Melalui Audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)
Selain bekerja sama dengan konsultan swasta, Danantara menegaskan bahwa seluruh proses pelaporan keuangannya akan tunduk pada pengawasan negara. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) telah dikonfirmasi akan melakukan audit terhadap laporan keuangan tersebut.
Keterlibatan BPK merupakan bentuk tanggung jawab Danantara kepada rakyat Indonesia. Sebagai lembaga yang mengelola dana dan aset negara, setiap rupiah yang dikelola harus dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan akuntansi. Audit oleh BPK akan memberikan jaminan bahwa tidak ada penyimpangan dalam pengelolaan aset dan bahwa seluruh mekanisme keuangan telah berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Menjamin Akuntabilitas Dana Negara
Proses audit oleh BPK akan mencakup beberapa aspek penting, di antaranya: