Sumber Suara: Dentuman tersebut berasal dari pelepasan energi atau tekanan gas di dalam perut gunung api, yang dalam hal ini adalah Gunung Semeru.
Mekanisme Suara: Letusan vulkanik dapat menghasilkan gelombang akustik (suara) yang merambat melalui udara, yang kemudian terdengar sebagai dentuman keras oleh pemukiman di sekitarnya, termasuk wilayah Malang.
Kondisi Geologis: Aktivitas vulkanik adalah hal yang wajar bagi gunung api aktif dan merupakan bagian dari siklus alam gunung tersebut.
Mengapa Dentuman Vulkanik Bisa Terdengar Jauh?
Pertanyaan yang sering muncul di benak masyarakat adalah mengapa suara dari gunung api bisa terdengar hingga ke wilayah yang jaraknya cukup jauh dari kawah. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor teknis dan alamiah.
Pertama, kekuatan ledakan vulkanik yang melibatkan pelepasan tekanan gas secara mendadak dapat menghasilkan energi kinetik yang sangat besar. Energi ini kemudian berubah menjadi gelombang tekanan di atmosfer. Kedua, kondisi atmosfer pada saat kejadian, seperti arah angin dan stabilitas udara, sangat menentukan seberapa jauh suara tersebut dapat merambat tanpa teredam secara signifikan.
Ketiga, topografi wilayah di sekitar Jawa Timur yang terdiri dari perbukitan dan pegunungan juga dapat berperan dalam memantulkan atau mengarahkan gelombang suara, sehingga di titik-titik tertentu, dentuman tersebut terdengar jauh lebih keras daripada di titik lainnya.
Langkah Mitigasi dan Imbauan Bagi Masyarakat
Meskipun BMKG menyatakan bahwa dentuman tersebut bukan disebabkan oleh gempa bumi, kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan lereng gunung api atau daerah yang berdekatan dengan jalur erupsi.
Pemerintah daerah dan instansi terkait telah berkoordinasi untuk memantau terus aktivitas Gunung Semeru. Masyarakat diharapkan mengikuti arahan dari pihak berwenang melalui saluran resmi. Berikut adalah beberapa langkah mitigasi yang disarankan:
1. Pantau Informasi Resmi
Jangan mudah percaya pada pesan berantai di WhatsApp atau unggahan media sosial yang tidak mencantumkan sumber kredibel. Selalu cek aplikasi resmi BMKG, situs web PVMBG, atau akun media sosial resmi pemerintah untuk mendapatkan informasi terkini mengenai status gunung api dan aktivitas seismik.