DWJ Manajement - PORTAL

Depan DPR, Destry Beberkan Rumus '3I dan 1S' Jika Terpilih Pimpin BI

Oleh: DWJ-Manajement 26 Aug 2026
Depan DPR, Destry Beberkan Rumus '3I dan 1S' Jika Terpilih Pimpin BI

Paparan Destry mengenai '3I dan 1S' ini muncul di saat kondisi ekonomi dunia sedang berada dalam fase transisi yang penuh risiko. Beberapa tantangan utama yang disoroti meliputi:

Ketidakpastian Kebijakan Bank Sentral Global: Dinamika suku bunga di Amerika Serikat dan Eropa yang terus memengaruhi aliran modal keluar dari pasar negara berkembang (emerging markets).

Geopolitik Dunia: Konflik di berbagai belahan dunia yang mengganggu rantai pasok global dan memicu tekanan inflasi dari sisi penawaran (supply-side inflation).

Transformasi Digital: Munculnya aset kripto, mata uang digital bank sentral (CBDC), dan fenomena fintech yang menuntut regulasi yang adaptif namun tetap menjaga stabilitas.

Ekonomi Hijau: Tekanan untuk mengintegrasikan aspek lingkungan dalam kebijakan keuangan guna mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.

Menurut Destry, dengan memegang teguh prinsip '3I dan 1S', Bank Indonesia akan memiliki kompas yang jelas dalam menavigasi kapal ekonomi Indonesia melewati ombak besar tersebut. Ia percaya bahwa stabilitas yang dicapai melalui kebijakan yang berdampak, inklusif, terintegrasi, dan bersinergi akan menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Kesimpulan

Visi Destry Damayanti melalui formula '3I dan 1S' memberikan gambaran baru mengenai arah kebijakan Bank Indonesia di masa depan. Dengan menekankan pada aspek Impactful, Inklusif, Integrasi, dan Sinergi, ia berusaha menjembatani peran tradisional bank sentral sebagai penjaga stabilitas dengan kebutuhan modern akan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan adaptif terhadap teknologi. Jika visi ini dapat diimplementasikan secara konsisten, Bank Indonesia diharapkan mampu menjadi jangkar yang kuat bagi perekonomian nasional dalam menghadapi berbagai guncangan ekonomi global yang semakin sulit diprediksi.