Resiliensi Ekonomi Domestik: Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tetap terjaga di level yang stabil memberikan rasa aman bagi investor jangka panjang.
Kebijakan Moneter yang Terukur: Langkah-lang Bank Indonesia dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan stabilitas harga dinilai efektif oleh pasar global.
Sentimen Global yang Membaik: Adanya indikasi pelonggaran kebijakan moneter di beberapa negara maju mulai mengalihkan aliran modal kembali ke negara-negara berkembang (emerging markets), termasuk Indonesia.
Stabilitas Politik dan Kebijakan Fiskal: Kepastian hukum dan arah kebijakan pemerintah yang pro-investasi memperkuat keyakinan para pemegang modal asing.
Peran Bank Indonesia dalam Menjaga Stabilitas Moneter
Di tengah derasnya arus modal masuk, Bank Indonesia tetap mengambil posisi waspada. Destry Damayanti menekankan bahwa Bank Indonesia akan terus menjalankan kebijakan moneter yang pro-stability untuk memastikan bahwa aliran modal ini tidak menimbulkan gejolak baru, seperti apresiasi Rupiah yang terlalu tajam yang dapat mengganggu daya saing ekspor.
Bank Indonesia berkomitmen untuk melakukan intervensi secara terukur di pasar valuta asing maupun pasar Surat Berharga Negara (SBN). Tujuannya adalah untuk memastikan volatilitas tetap berada dalam rentang yang dapat dikelola, sehingga memberikan kepastian bagi pelaku usaha baik domestik maupun internasional.
Selain itu, BI juga terus memperkuat instrumen kebijakan makroprudensial untuk menjaga likuiditas perbankan agar tetap sehat. Hal ini krusial agar pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh investasi asing dapat tersalurkan secara efektif ke sektor riil melalui sistem perbankan.
Tantangan di Depan Mata: Risiko Global yang Mengintai
Meski capaian di kuartal II-2026 ini sangat menggembirakan, Destry dan para pengamat ekonomi mengingatkan bahwa perjalanan ke depan tidaklah tanpa hambatan. Indonesia masih harus berhadapan dengan sejumlah risiko eksternal yang dapat mengubah arah arus modal secara tiba-tiba.
Beberapa risiko yang perlu diwaspadai antara lain: