DWJ Manajement - PORTAL

Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Oleh: DWJ-Manajement 11 Aug 2026
Diam-Diam Pengendali Emiten Ini Borong 204 Juta Saham di Harga Rp210

Harga Rp210 menjadi angka yang krusial. Jika melihat pergerakan harga saham BUDI dalam beberapa periode terakhir, angka tersebut mencerminkan level harga yang dianggap menarik oleh pihak pengendali untuk melakukan akumulasi dalam skala besar. Hal ini mengindikasikan bahwa pengendali memandang nilai perusahaan saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya (undervalued).

Mengenal PT Budi Starch and Sweetener Tbk (BUDI)

Bagi para investor yang belum familiar, PT Budi Starch and Sweetener Tbk merupakan pemain kunci dalam industri pengolahan singkong di Indonesia. Perusahaan ini memfokuskan lini bisnisnya pada produksi pati tapioka (tapioca starch) serta produk turunan lainnya yang digunakan secara luas di berbagai sektor industri.

Produk-produk yang dihasilkan oleh BUDI memiliki peran vital dalam rantai pasok industri makanan dan minuman, farmasi, hingga kertas. Mengingat singkong adalah komoditas lokal yang melimpah di Indonesia, BUDI memiliki posisi strategis dalam mengolah bahan baku tersebut menjadi produk bernilai tambah tinggi.

Sektor Industri yang Tangguh

Industri pengolahan singkong dan produk berbasis pati memiliki karakteristik yang cukup defensif. Artinya, permintaan terhadap produk ini cenderung stabil meskipun kondisi ekonomi sedang fluktuatif, karena produk tersebut merupakan bahan baku esensial bagi banyak barang konsumsi sehari-hari. Hal inilah yang membuat BUDI tetap memiliki fundamental yang menarik untuk diperhatikan secara jangka panjang.

Mengapa Insider Buying Sangat Penting Bagi Investor?

Dalam analisis fundamental dan psikologi pasar, aksi beli oleh pengendali atau manajemen sering kali dipandang lebih kredibel dibandingkan analisis teknikal mana pun. Ada beberapa alasan mengapa investor ritel harus memperhatikan fenomena ini:

1. Asimetri Informasi

Pengendali dan manajemen memiliki akses informasi yang jauh lebih mendalam mengenai kondisi keuangan, proyeksi pendapatan, hingga rencana ekspansi perusahaan dibandingkan investor publik. Ketika mereka menggunakan uang pribadi untuk membeli saham perusahaan sendiri, itu adalah sinyal bahwa mereka memiliki keyakinan terhadap informasi internal yang mereka miliki.

2. Kepercayaan Diri terhadap Nilai Perusahaan

Seorang pengendali tidak akan membuang dana besar untuk membeli saham jika mereka merasa harga saat ini sudah terlalu mahal atau jika mereka melihat masa depan perusahaan suram. Dengan membeli di harga Rp210, Budi Delta Swakarya secara implisit menyatakan bahwa harga tersebut adalah level yang aman dan memberikan potensi keuntungan yang layak.

3. Mengurangi Risiko 'Floating Shares'