Profil Risiko: Kesesuaian antara karakteristik saham dengan tingkat toleransi risiko perusahaan.
Likuiditas Dana: Kemampuan perusahaan untuk tetap menyediakan dana tunai guna kebutuhan klaim nasabah.
Kepatuhan Regulasi: Memastikan seluruh aktivitas investasi sejalan dengan aturan ketat dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Analisis Fundamental: Fokus pada emiten dengan kinerja keuangan yang solid dan prospek pertumbuhan yang jelas.
Kesimpulan
Meskipun peran industri asuransi sangat dinantikan untuk membantu stabilitas IHSG, manajemen risiko tetap menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar. Sinergi antara dukungan terhadap pasar modal dan kepatuhan terhadap prinsip kehati-hatian diharapkan dapat menciptakan keseimbangan yang sehat bagi pertumbuhan ekonomi nasional.