DWJ Manajement - PORTAL

Dorong Energi Terbarukan Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pedesaan

Oleh: DWJ-Manajement 30 Jul 2026
Dorong Energi Terbarukan Perkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pedesaan

Transisi Energi Terbarukan: Strategi Memperkuat Ekonomi Masyarakat Pesisir dan Pedesaan

Membangun kemandirian energi melalui kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan ekonomi hijau yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh pelosok negeri.

Indonesia saat ini tengah berada di tengah arus transisi energi global yang menuntut pergeseran dari penggunaan bahan bakar fosil menuju sumber energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. Di tengah ambisi besar mencapai target Net Zero Emission (NZE), perhatian tidak hanya tertuju pada sektor industri skala besar, namun juga pada bagaimana transisi ini dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat di wilayah pelosok, khususnya komunitas pesisir dan pedesaan.

Dalam sebuah diskusi strategis yang diselenggarakan oleh Penthalix baru-baru ini, para pemangku kepentingan berkumpul untuk membedah satu isu krusial: bagaimana percepatan pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) dapat menjadi motor penggerak ekonomi hijau yang mampu memperkuat struktur ekonomi masyarakat lokal. Kolaborasi lintas sektor menjadi kata kunci utama dalam memastikan bahwa transisi energi tidak hanya menjadi agenda lingkungan, tetapi juga menjadi agenda pemberdayaan ekonomi rakyat.

Menggali Potensi Energi di Wilayah Pesisir dan Pedesaan

Secara geografis, Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah yang dapat dikonversi menjadi energi bersih. Wilayah pesisir dengan garis pantai yang panjang memiliki potensi energi laut dan angin yang luar biasa, sementara wilayah pedesaan memiliki potensi energi surya, biomassa, hingga mikrohidro yang belum tergarap secara maksimal.

Selama ini, keterbatasan akses listrik di daerah terpencil seringkali menjadi penghambat utama pertumbuhan ekonomi lokal. Banyak masyarakat pesisir yang bergantung pada hasil laut, namun terkendala oleh biaya operasional yang tinggi akibat ketergantungan pada bahan bakar diesel untuk mesin kapal atau alat pendingin ikan (cold storage). Dengan adanya integrasi teknologi EBT, kendala ini dapat diatasi secara permanen.

Beberapa potensi utama yang dapat dioptimalkan antara lain:

Energi Surya (Solar Panel): Sangat efektif untuk daerah pedesaan dengan paparan sinar matahari tinggi untuk kebutuhan rumah tangga maupun pengolahan hasil pertanian.

Energi Angin (Wind Power): Potensi besar di wilayah pesisir untuk menggerakkan turbin yang dapat menyuplai energi bagi komunitas nelayan.

Energi Mikrohidro: Memanfaatkan aliran sungai di pedesaan untuk menghasilkan listrik skala kecil yang stabil bagi industri rumah tangga.