Ketika sebuah perusahaan memutuskan untuk menjual kembali (resale) saham treasuri tersebut ke pasar, hal ini memiliki beberapa implikasi strategis. Berikut adalah beberapa alasan umum mengapa emiten besar seperti DSSA mengambil langkah ini:
Meningkatkan Likuiditas Saham: Dengan melepas kembali saham ke pasar, jumlah saham yang beredar di publik (free float) akan meningkat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan volume perdagangan harian saham tersebut.
Optimalisasi Modal: Penjualan kembali saham treasuri dapat menjadi cara bagi perusahaan untuk mendapatkan tambahan modal kerja tanpa harus menerbitkan saham baru yang dapat mendilusi kepemilikan pemegang saham lama.
Manajemen Struktur Permodalan: Perusahaan dapat menggunakan dana hasil penjualan untuk memperkuat neraca keuangan, membayar utang, atau mendanai ekspansi bisnis di masa depan.
Program Kompensasi Karyawan: Terkadang, saham treasuri dialihkan untuk program opsi saham bagi manajemen atau karyawan sebagai bentuk insentif kinerja.
Analisis Dampak Terhadap Pergerakan Harga Saham
Langkah DSSA untuk mengalihkan 5% sahamnya tentu membawa dua sisi mata uang bagi para investor. Di satu sisi, peningkatan jumlah saham yang beredar dapat meningkatkan likuiditas, yang merupakan kabar baik bagi investor institusi yang membutuhkan volume besar untuk masuk atau keluar dari suatu posisi.