DWJ Manajement - PORTAL

Ekonomi RI Tumbuh 5,2%, Airlangga Buka Suara

Oleh: DWJ-Manajement 05 Aug 2026
Ekonomi RI Tumbuh 5,2%, Airlangga Buka Suara

Sektor Hilirisasi Menjadi Lokomotif Baru

Airlangga menekankan bahwa transformasi struktur ekonomi melalui kebijakan hilirisasi mulai membuahkan hasil yang nyata. Jika sebelumnya Indonesia sangat bergantung pada ekspor bahan mentah, kini nilai tambah yang dihasilkan dari proses pengolahan di dalam negeri telah memberikan kontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sektor industri pengolahan kini tidak hanya menjadi penyumbang terbesar, tetapi juga menjadi penyerap tenaga kerja yang sangat masif. Hal ini menciptakan efek domino (multiplier effect) yang meningkatkan pendapatan masyarakat dan pada akhirnya memperkuat konsumsi domestik.

Menghadapi Tantangan Geopolitik dan Ketidakpastian Global

Meski merayakan pertumbuhan yang positif, Airlangga Hartarto tidak menampik bahwa jalan menuju pertumbuhan yang berkelanjutan masih dihadapkan pada berbagai risiko eksternal. Ketegangan geopolitik di beberapa kawasan serta kebijakan suku bunga di negara-negara maju tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai oleh pemerintah.

Pemerintah terus melakukan mitigasi risiko melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya adalah dengan memperkuat ketahanan pangan dan energi dalam negeri agar tidak terlalu rentan terhadap guncangan harga komoditas global. Selain itu, penguatan pasar domestik menjadi fokus utama agar ekonomi nasional tidak terlalu bergantung pada fluktuasi permintaan dari mitra dagang utama.

“Kami tidak boleh berpuas diri. Angka 5,2 persen ini adalah modal besar, namun kita harus tetap waspada terhadap dinamika global yang sangat cepat berubah. Fokus kita tetap pada menjaga stabilitas harga dan memastikan pertumbuhan ini bersifat inklusif,” ujar Airlangga dalam sesi diskusi ekonomi di Jakarta.

Strategi Pemerintah untuk Menjaga Momentum di Semester II

Menyongsong sisa tahun 2026, pemerintah telah menyiapkan sejumlah agenda strategis untuk memastikan momentum pertumbuhan ini tidak meredup di semester kedua. Fokus utama pemerintah adalah memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan hingga ke lapisan masyarakat terbawah melalui penguatan sektor UMKM.

Beberapa langkah yang akan ditempuh meliputi:

Digitalisasi UMKM: Memperluas akses pasar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah melalui ekosistem digital yang lebih terintegrasi.