DWJ Manajement - PORTAL

Emas 22 Kg Gagal Diselundupkan ke Hong Kong, Modusnya Dililit ke Badan

Oleh: DWJ-Manajement 19 Aug 2026
Emas 22 Kg Gagal Diselundupkan ke Hong Kong, Modusnya Dililit ke Badan

Menghindari Deteksi Koper: Pelaku kemungkinan besar berasumsi bahwa pemeriksaan koper atau bagasi akan jauh lebih intensif dibandingkan pemeriksaan badan.

Kecepatan Pergerakan: Dengan membawa barang di badan, pelaku dapat bergerak lebih cepat tanpa harus menunggu proses penanganan bagasi di konter check-in.

Upaya Penyamaran Visual: Penggunaan lapisan pakaian tertentu diharapkan dapat menyamarkan bentuk benda keras di balik kain saat pengawasan sekilas.

Namun, kecanggihan teknologi X-ray yang dimiliki oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai terbukti mampu menembus upaya kamuflase tersebut. Kepadatan massa emas yang sangat tinggi memberikan kontras yang jelas pada layar monitor petugas, sehingga memudahkan identifikasi adanya benda logam ilegal.

Risiko Kesehatan dan Ancaman Hukum yang Mengintai

Selain risiko tertangkap oleh petugas, metode penyelundupan dengan melilitkan logam berat ke tubuh juga menyimpan risiko kesehatan yang fatal. Emas memiliki massa jenis yang sangat tinggi, sehingga membawa beban 22 kilogram secara langsung di tubuh dapat menyebabkan:

Gangguan Ergonomis: Beban yang tidak merata pada tulang belakang dan otot dapat menyebabkan cedera permanen.

Gangguan Sirkulasi: Lilitan yang terlalu kencang di area tertentu dapat menghambat aliran darah.

Tekanan Psikologis: Rasa takut yang berlebihan selama proses pemeriksaan dapat memicu serangan panik atau masalah kesehatan mental lainnya.