Bank Indonesia Resmi Luncurkan FERBI 2026: Ajak Masyarakat Perkuat Kedaulatan Melalui Cinta Rupiah
Simbol identitas bangsa, Bank Indonesia menggelar Festival Rupiah 2026 untuk meningkatkan literasi keuangan dan rasa bangga terhadap mata uang nasional.
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) secara resmi membuka gelaran Festival Rupiah (FERBI) 2026. Perhelatan akbar ini menjadi momentum penting bagi otoritas moneter untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat Indonesia, mulai dari generasi muda hingga pelaku ekonomi, untuk semakin mencintai, memahami, dan menjaga Rupiah sebagai simbol kedaulatan serta identitas bangsa.
Peluncuran FERBI 2026 ini bukan sekadar seremoni rutin tahunan, melainkan sebuah langkah strategis Bank Indonesia dalam memperkuat literasi keuangan masyarakat. Di tengah arus digitalisasi ekonomi yang semakin masif, pemahaman mengenai nilai filosofis dan fungsi Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah menjadi semakin krusial untuk dijaga.
Rupiah Sebagai Simbol Kedaulatan Negara
Dalam sambutan pembukaannya, perwakilan Bank Indonesia menekankan bahwa Rupiah bukan hanya sekadar alat tukar dalam kegiatan ekonomi sehari-hari. Lebih dari itu, Rupiah adalah representasi dari kedaulatan negara Indonesia yang harus dihormati dan dijaga oleh setiap warga negara.
Menggunakan Rupiah di seluruh wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah bentuk nyata dari nasionalisme. Melalui FERBI 2026, masyarakat diajak untuk menyadari bahwa setiap lembar uang yang beredar membawa narasi sejarah, budaya, dan jati diri bangsa yang harus dihormati melalui perilaku menjaga fisik uang agar tidak rusak.
Ada beberapa poin utama mengapa mencintai Rupiah menjadi sangat penting bagi stabilitas nasional:
Simbol Kedaulatan: Rupiah adalah identitas bangsa yang membedakan Indonesia dengan negara lain di mata dunia.
Alat Pemersatu: Rupiah berfungsi sebagai bahasa ekonomi yang menyatukan berbagai suku dan budaya dalam satu sistem transaksi yang sah.
Stabilitas Ekonomi: Dengan mencintai dan menggunakan Rupiah, masyarakat turut membantu menjaga stabilitas nilai tukar dan memperkuat ekonomi domestik.