DWJ Manajement - PORTAL

FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah

Oleh: DWJ-Manajement 02 Jul 2026
FOTO: Warga Ramai-ramai Registrasi SIM Baru Pakai Verifikasi Wajah

2. Perlindungan Terhadap Pencurian Identitas

Maraknya kebocoran data pribadi di internet membuat NIK dan nomor KK menjadi sangat rentan disalahgunakan. Jika hanya mengandalkan data tersebut, siapa pun yang memiliki data Anda dapat dengan mudah membuat nomor seluler atas nama Anda. Verifikasi biometrik bertindak sebagai lapisan keamanan tambahan (second factor authentication) yang memastikan kehadiran fisik pemilik identitas saat pendaftaran dilakukan.

3. Akurasi Data Nasional

Sinkronisasi antara data kependudukan di Dukcapil dengan data pelanggan operator seluler akan menjadi jauh lebih akurat. Hal ini akan membantu pemerintah dalam melakukan pemetaan digital serta mempermudah integrasi layanan publik berbasis seluler di masa depan.

Mekanisme Registrasi Baru di Lapangan

Berdasarkan pantauan di lapangan, proses registrasi kini melibatkan perangkat teknologi yang lebih canggih. Para operator seluler telah dibekali dengan perangkat pemindai wajah yang terintegrasi dengan sistem database pusat. Berikut adalah gambaran umum prosedur registrasi yang harus dilalui masyarakat:

Persiapan Dokumen: Warga tetap wajib membawa kartu identitas fisik (KTP) untuk validasi awal.

Pemindaian Wajah (Face Scan): Petugas akan meminta pelanggan melakukan pemindaian wajah menggunakan kamera khusus. Sistem akan mencocokkan struktur wajah pelanggan dengan foto yang ada pada database kependudukan nasional.

Validasi Real-Time: Teknologi AI (Artificial Intelligence) akan bekerja secara real-time untuk memastikan bahwa wajah yang dipindai adalah manusia hidup (liveness detection) guna menghindari penipuan menggunakan foto atau topeng.

Aktivasi Nomor: Setelah verifikasi wajah dinyatakan cocok dan valid, nomor seluler baru dapat diaktifkan secara instan.