DWJ Manajement - PORTAL

Genjot Likuiditas, Bank Milik Salim Perkuat Wealth Management

Oleh: DWJ-Manajement 13 Jul 2026
Genjot Likuiditas, Bank Milik Salim Perkuat Wealth Management

Strategi Baru Bank Ina Perdana: Gandeng Setiabudi IM Perkuat Wealth Management demi Genjot Likuiditas

Langkah strategis untuk memperluas basis Dana Pihak Ketiga (DPK) dan memberikan layanan investasi komprehensif bagi nasabah.

Dalam upaya memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan rasio likuiditas, Bank Ina Perdana secara resmi mengumumkan langkah strategis dengan menjalin kerja sama bersama Setiabudi IM. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan dan penguatan lini bisnis wealth management, sebuah langkah yang dinilai krusial untuk menangkap peluang di tengah dinamika pasar keuangan Indonesia yang terus berkembang.

Keputusan ini diambil bukan tanpa alasan. Di tengah kondisi ekonomi global yang penuh ketidakpastian, perbankan dituntut untuk tidak hanya mengandalkan simpanan tradisional seperti tabungan dan deposito, tetapi juga harus mampu menawarkan instrumen investasi yang lebih variatif. Dengan menggandeng Setiabudi IM, Bank Ina Perdana berambisi untuk mentransformasi layanan nasabahnya dari sekadar penyedia jasa simpan-pinjam menjadi mitra pengelolaan kekayaan yang komprehensif.

Memperkuat Fondasi Likuiditas melalui Diversifikasi Produk

Likuiditas merupakan urat nadi bagi setiap lembaga perbankan. Kemampuan bank untuk memenuhi kewajiban jangka pendek serta mendanai ekspansi kredit sangat bergantung pada seberapa kuat Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mereka kelola. Bank Ina Perdana menyadari bahwa untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan, mereka perlu menarik dana dari segmen nasabah yang memiliki profil kekayaan lebih tinggi (High Net Worth Individuals/HNWI).

Melalui penguatan sektor wealth management, bank bertujuan untuk menciptakan sumber dana yang lebih stabil dan loyal. Nasabah yang menggunakan layanan pengelolaan kekayaan cenderung memiliki hubungan jangka panjang dengan bank karena adanya keterikatan pada portofolio investasi mereka. Hal ini secara langsung akan berdampak pada stabilitas likuiditas bank dalam jangka panjang.

Beberapa strategi utama yang akan diimplementasikan melalui sinergi ini meliputi:

Penyediaan akses ke berbagai instrumen pasar modal seperti reksa dana, obligasi, dan produk investasi lainnya melalui keahlian Setiabudi IM.

Personalisasi layanan investasi yang disesuaikan dengan profil risiko masing-masing nasabah.

Peningkatan edukasi finansial bagi nasabah untuk membangun kepercayaan dalam pengelolaan aset.

Integrasi layanan perbankan konvensional dengan solusi manajemen aset yang modern.

Sinergi Strategis Bank Ina Perdana dan Setiabudi IM

Kemitraan antara Bank Ina Perdana dan Setiabudi IM merupakan bentuk sinergi antara kekuatan perbankan dan keahlian manajer investasi. Bank Ina Perdana membawa basis nasabah yang luas dan infrastruktur perbankan yang solid, sementara Setiabudi IM membawa kapabilitas dalam analisis pasar, manajemen portofolio, dan kurasi produk investasi yang berkualitas.

Dalam implementasinya, Setiabudi IM akan berperan sebagai mitra strategis dalam merancang produk-produk investasi yang akan ditawarkan kepada nasabah Bank Ina Perdana. Hal ini memungkinkan bank untuk menawarkan solusi "one-stop service", di mana nasabah dapat melakukan transaksi perbankan harian sekaligus mengelola investasi mereka dalam satu ekosistem yang terintegrasi.

Mengapa Wealth Management Menjadi Kunci?

Tren pasar saat ini menunjukkan adanya pergeseran perilaku investor di Indonesia. Masyarakat, terutama generasi milenial dan kelas menengah atas, mulai sadar akan pentingnya diversifikasi aset untuk melawan inflasi. Mereka tidak lagi merasa cukup hanya dengan menempatkan dana di tabungan konvensional dengan bunga rendah.

Dengan menyediakan layanan wealth management, Bank Ina Perdana dapat merespons permintaan pasar ini secara langsung. Selain meningkatkan pendapatan berbasis komisi (fee-based income), layanan ini juga memperkuat daya saing bank di tengah persaingan ketat dengan bank-bank besar lainnya yang sudah lebih dulu memiliki unit wealth management yang mapan.

Menatap Masa Depan Perbankan di Bawah Naungan Grup Salim

Sebagai bagian dari ekosistem bisnis Grup Salim, Bank Ina Perdana memiliki keunggulan kompetitif yang unik. Grup Salim memiliki jaringan bisnis yang sangat luas di berbagai sektor, mulai dari konsumsi hingga infrastruktur. Integrasi layanan wealth management ini diharapkan dapat menyasar segmen nasabah korporasi maupun individu di dalam ekosistem tersebut, sekaligus memperluas jangkauan ke pasar eksternal.

Langkah ini juga selaras dengan visi jangka panjang untuk menjadikan Bank Ina Perdana sebagai pemain yang lebih signifikan dalam industri perbankan nasional. Dengan memperkuat sisi layanan non-kredit, bank membangun struktur pendapatan yang lebih seimbang dan resilien terhadap fluktuasi suku bunga.

Para analis pasar menilai bahwa langkah Bank Ina Perdana ini adalah langkah proaktif yang cerdas. Di era digitalisasi perbankan, kemampuan untuk menawarkan nilai tambah (value-added services) seperti manajemen kekayaan akan menjadi pembeda utama antara bank yang tumbuh pesat dengan bank yang hanya bertahan di zona nyaman.

Manfaat bagi Nasabah dan Keberlanjutan Bisnis

Bagi nasabah, kolaborasi ini memberikan kemudahan akses terhadap produk investasi yang sebelumnya mungkin sulit dijangkau secara mandiri. Dengan dukungan profesional dari Setiabudi IM, nasabah dapat mengoptimalkan imbal hasil (return) dari aset mereka dengan risiko yang terukur.

Dari sisi bisnis, penguatan wealth management akan memberikan dampak positif terhadap beberapa metrik keuangan penting, antara lain:

Fee-Based Income: Meningkatnya pendapatan dari komisi produk investasi.

Cost of Fund: Membantu mengelola biaya dana dengan menawarkan instrumen yang menarik bagi investor.

Customer Retention: Meningkatkan loyalitas nasabah melalui layanan yang lebih bernilai.

Net Interest Margin (NIM): Memperkuat posisi likuiditas untuk mendukung penyaluran kredit yang lebih produktif.

Kesimpulan

Langkah Bank Ina Perdana menggandeng Setiabudi IM untuk memperkuat bisnis wealth management merupakan manuver strategis yang tepat sasaran. Dengan fokus pada peningkatan likuiditas dan diversifikasi layanan, bank tidak hanya sedang menyiapkan bantalan menghadapi ketidakpastian ekonomi, tetapi juga sedang membangun fondasi untuk pertumbuhan yang lebih eksponensial. Melalui sinergi ini, Bank Ina Perdana optimis dapat memberikan nilai lebih bagi nasabah sekaligus memperkokoh posisinya dalam peta persaingan perbankan nasional.

Menampilkan Seluruh Artikel