DWJ Manajement - PORTAL

Global Gonjang-ganjing, Suahasil Klaim Ekonomi RI Masih Tangguh

Oleh: DWJ-Manajement 18 Sep 2026
Global Gonjang-ganjing, Suahasil Klaim Ekonomi RI Masih Tangguh

Sinergi Kebijakan Moneter dan Fiskal

Salah satu kunci keberhasilan Indonesia dalam menghadapi "gonjang-ganjing" global adalah sinergi antara kebijakan moneter yang dijalankan oleh Bank Indonesia (BI) dan kebijakan fiskal yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan. Ketika BI mengambil langkah untuk menjaga stabilitas nilai tukar melalui penyesuaian suku bunga acuan, pemerintah di sisi lain memastikan belanja negara tetap produktif dan mampu menstimulus pertumbuhan ekonomi.

Koordinasi ini sangat krusial untuk mencegah terjadinya kebijakan yang saling bertentangan (*policy conflict*). Misalnya, jika pemerintah melakukan ekspansi fiskal yang terlalu agresif di tengah kebijakan moneter ketat, hal itu justru dapat memicu inflasi lebih tinggi. Sebaliknya, sinergi yang baik memastikan bahwa stabilitas terjaga tanpa mengorbankan target pertumbuhan ekonomi nasional.

Tantangan yang Harus Diantisipasi ke Depan

Meski klaim ketangguhan ini didukung oleh data, pemerintah tidak boleh lengah. Masih ada sejumlah risiko yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi jika tidak dimitigasi dengan baik. Perubahan arah kebijakan The Fed yang tiba-tiba, eskalasi konflik geopolitik yang meluas, hingga fluktuasi harga komoditas global tetap menjadi variabel yang sulit diprediksi.

Selain itu, tantangan domestik seperti ketimpangan ekonomi dan ketergantungan pada beberapa komoditas ekspor utama juga perlu mendapat perhatian serius. Pemerintah perlu terus mendorong hilirisasi industri agar struktur ekonomi Indonesia semakin kuat dan tidak hanya bergantung pada ekspor bahan mentah, sehingga lebih tahan terhadap perubahan harga komoditas di pasar global.

Hilirisasi industri dipandang sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan nilai tambah produk ekspor Indonesia. Dengan mengolah bahan mentah menjadi barang jadi atau setengah jadi di dalam negeri, Indonesia akan memiliki daya tawar yang lebih tinggi dan menciptakan lapangan kerja yang lebih luas, yang pada akhirnya memperkuat fondasi ekonomi nasional.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, meskipun dunia tengah menghadapi ketidakpastian yang hebat akibat konflik geopolitik dan kebijakan suku bunga tinggi The Fed, ekonomi Indonesia menunjukkan tanda-tanda ketahanan yang signifikan. Kekuatan konsumsi domestik, disiplin pengelolaan fiskal, serta sinergi moneter-fiskal menjadi benteng utama yang menjaga stabilitas nasional. Namun, kewaspadaan tetap harus dijaga melalui penguatan struktur ekonomi melalui hilirisasi dan mitigasi risiko terhadap volatilitas global agar ketangguhan ini dapat bersifat berkelanjutan dalam jangka panjang.