DWJ Manajement - PORTAL

Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Oleh: DWJ-Manajement • 04 Nov 2026
Harga Cabai Makin Pedas, Rawit Merah Tembus Rp90 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Rawit Merah Melambung, Tembus Rp90 Ribu per Kilogram di Jakarta

Lonjakan harga di Pasar Minggu memicu keresahan pedagang dan menurunkan daya beli masyarakat.

Harga komoditas pangan, khususnya cabai, kembali mengalami kenaikan signifikan di wilayah Jakarta. Kenaikan ini terutama dirasakan pada jenis cabai rawit merah yang kini harganya semakin sulit dijangkau masyarakat.

Berdasarkan pantauan di lapangan, lonjakan harga yang paling mencolok terjadi di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Di pasar tersebut, harga cabai rawit merah dilaporkan telah menembus angka Rp90.000 per kilogram.

Pedagang Mengeluhkan Penurunan Omzet

Kenaikan harga yang cukup tajam ini memicu keresahan di kalangan pedagang pasar. Mereka merasa khawatir dengan kondisi stok dan minat beli konsumen yang terus menurun.

Para pedagang mengaku kesulitan dalam mengatur perputaran modal akibat fluktuasi harga yang tidak menentu. Selain itu, mereka juga khawatir jika harga terus merangkak naik, stok yang ada akan sulit terjual.

Dampak Terhadap Daya Beli Konsumen

Kondisi "pedasnya" harga cabai ini langsung berdampak pada perilaku belanja masyarakat. Banyak pembeli yang mulai membatasi belanja kebutuhan dapur mereka.

Berikut adalah beberapa dampak yang terlihat di pasar:

Pembeli mengurangi jumlah pembelian cabai dalam sekali transaksi.

Konsumen beralih ke jenis cabai lain yang harganya lebih terjangkau.

Ibu rumah tangga mulai melakukan penyesuaian anggaran belanja harian.

Kesimpulan

Lonjakan harga cabai rawit merah hingga mencapai Rp90.000 per kilogram telah menciptakan efek domino di pasar tradisional. Kenaikan ini tidak hanya membebani konsumen, tetapi juga mengganggu stabilitas pendapatan para pedagang di Pasar Minggu.

Menampilkan Seluruh Artikel