DWJ Manajement - PORTAL

Harga Masker di Pasar Pramuka Sudah Naik 2 Kali Lipat

Oleh: DWJ-Manajement • 08 Sep 2026
Harga Masker di Pasar Pramuka Sudah Naik 2 Kali Lipat

Dampak Psikologis dan Perilaku Konsumen

Fenomena kenaikan harga ini juga mencerminkan kondisi psikologis masyarakat yang sedang dalam mode siaga. Ketidakpastian mengenai kapan aktivitas Gunung Anak Krakatau akan mereda menciptakan rasa urgensi di masyarakat untuk mengamankan perlengkapan kesehatan pribadi.

Di satu sisi, para pedagang merasa terbantu dengan omzet yang meningkat, namun di sisi lain, mereka juga menghadapi tantangan dalam menjaga ketersediaan barang. Jika tren pembelian massal ini terus berlanjut, dikhawatirkan akan terjadi kekosongan stok yang lebih parah di tingkat distributor, yang pada akhirnya akan memicu kenaikan harga yang lebih tidak terkendali.

Pemerintah melalui instansi terkait diharapkan dapat memantau pergerakan harga ini agar tidak terjadi praktik spekulan yang sengaja menimbun barang untuk mendapatkan keuntungan pribadi secara tidak wajar di tengah situasi darurat.

Tips Bagi Masyarakat Menghadapi Situasi Abu Vulkanik

Sembari menghadapi fluktuasi harga masker, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti langkah-langkah preventif berikut:

Gunakan Masker yang Tepat: Jika berada di luar ruangan dengan intensitas abu tinggi, prioritaskan penggunaan masker N95 atau KN95.

Batasi Aktivitas Luar Ruangan: Hindari beraktivitas di luar rumah saat abu vulkanik sedang turun dengan lebat.

Tetap Terhidrasi: Minum air putih yang cukup untuk membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan.

Bersihkan Area Rumah: Gunakan kain basah untuk membersihkan debu di dalam rumah agar partikel tidak beterbangan kembali ke udara.

Kesimpulan

Kenaikan harga masker hingga dua kali lipat di Pasar Pramuka merupakan dampak langsung dari meningkatnya permintaan akibat ancaman abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Meskipun harga melonjak, kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan pernapasan menjadi faktor utama pendorong pasar. Masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam membeli agar tidak terjadi penimbunan, serta selalu menggunakan masker dengan standar filtrasi yang tepat untuk melindungi diri dari risiko kesehatan akibat paparan partikel vulkanik.