Harga Minyak Dunia Anjlok ke Bawah US$90, Pasar Mulai Rileks Usai Eskalasi Iran Mereda
JAKARTA - Pasar energi global kembali mengalami volatilitas tinggi. Setelah sempat melonjak tajam akibat kekhawatiran akan gangguan pasokan energi di Timur Tengah, harga minyak mentah dunia justru menunjukkan arah sebaliknya. Pada perdagangan Kamis (30/7/2026), harga minyak dunia terpantau bergerak melemah hingga menembus angka di bawah US$90 per barel.
Penurunan ini terjadi secara kontras setelah pada hari sebelumnya, pasar sempat dibanjiri sentimen positif yang mendorong harga naik secara agresif. Lonjakan harga sebelumnya dipicu oleh meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan ketegangan geopolitik di kawasan tersebut, yang memicu kekhawatiran akan terganggunya jalur distribusi minyak dunia.
Reversal Tajam: Dari Ketegangan Geopolitik ke Koreksi Pasar
Pergerakan harga minyak dalam beberapa hari terakhir menunjukkan pola "roller coaster" yang khas di pasar komoditas. Ketika berita mengenai eskalasi di Iran mencuat, para pelaku pasar langsung bereaksi dengan melakukan aksi beli secara masif. Hal ini disebabkan oleh adanya "geopolitical risk premium" atau premi risiko geopolitik yang secara otomatis ditambahkan ke dalam harga minyak sebagai antisipasi jika terjadi gangguan fisik pada infrastruktur produksi atau jalur pengiriman di Selat Hormuz.
Namun, pada perdagangan Kamis ini, sentimen tersebut berbalik arah. Para trader di pasar berjangka tampaknya mulai melakukan aksi ambil untung (profit taking) setelah mendapatkan kenaikan signifikan pada sesi perdagangan sebelumnya. Penurunan harga di bawah level psikologis US$90 menandakan bahwa pasar mulai menyerap informasi terkait konflik tersebut dan tidak lagi melihatnya sebagai ancaman instan yang akan menghentikan aliran pasokan global dalam waktu dekat.
Faktor-Faktor Utama Penyebab Turunnya Harga Minyak
Para analis ekonomi dan ahli pasar energi mengidentifikasi beberapa faktor krusial yang menyebabkan harga minyak merosot kembali ke level di bawah US$90. Berikut adalah beberapa poin utama yang memengaruhi dinamika pasar saat ini: