DWJ Manajement - PORTAL

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Dimulai Juli Tahun Depan

Oleh: DWJ-Manajement • 25 Sep 2026
Hilirisasi Ayam Terintegrasi Dimulai Juli Tahun Depan

PT Berdikari Targetkan Hilirisasi Ayam Terintegrasi Mulai Juli 2025, Langkah Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

JAKARTA – Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pangan, PT Berdikari (Persero), menyatakan komitmennya untuk mempercepat pembangunan proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT). Proyek strategis ini ditargetkan mulai beroperasi secara penuh pada Juli tahun depan, sebagai bagian dari upaya besar pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta menjaga stabilitas pasokan protein hewani di dalam negeri.

Langkah akselerasi ini diambil untuk menjawab tantangan fluktuasi harga pangan dan ketidakpastian rantai pasok yang sering kali menghantui industri perunggasan nasional. Dengan adanya hilirisasi yang terintegrasi, PT Berdikari berupaya menciptakan ekosistem bisnis yang tidak hanya fokus pada pemeliharaan, tetapi juga pada pengolahan produk bernilai tambah tinggi.

Akselerasi Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT)

PT Berdikari (Persero) saat ini tengah memacu berbagai tahapan konstruksi dan persiapan infrastruktur untuk memastikan proyek HAT dapat berjalan sesuai jadwal. Hilirisasi ini merupakan konsep di mana seluruh rantai produksi ayam, mulai dari sektor hulu hingga hilir, dikelola dalam satu kesatuan sistem yang terpadu.

Menurut rencana strategis perusahaan, integrasi ini mencakup beberapa lini utama, di antaranya:

Sektor Hulu (Upstream): Pengelolaan pembibitan (breeding) dan penyediaan pakan berkualitas untuk memastikan standar genetik dan nutrisi ayam yang unggul.

Sektor Tengah (Midstream): Pengelolaan peternakan (farming) dengan teknologi modern untuk meminimalisir risiko penyakit dan meningkatkan efisiensi produksi.

Sektor Hilir (Downstream): Pembangunan fasilitas Rumah Potong Ayam (RPA) modern serta unit pengolahan produk (processing unit) untuk menghasilkan berbagai produk olahan ayam siap konsumsi.

Dengan memulai operasional pada Juli 2025, PT Berdikari berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam menekan angka inflasi pangan, khususnya pada komoditas protein yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat Indonesia.

Mengapa Hilirisasi Menjadi Kunci Ketahanan Pangan?