DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Ambruk 1,18% di Sesi 1, Asing Net Sell Rp1,18 Triliun

Oleh: DWJ-Manajement 13 Aug 2026
IHSG Ambruk 1,18% di Sesi 1, Asing Net Sell Rp1,18 Triliun

IHSG Anjlok 1,18% di Sesi I: Aliran Modal Asing Keluar Masif Rp 1,18 Triliun Akibat MSCI Review

Tekanan jual besar-besaran menghantam Bursa Efek Indonesia menyusul penyesuaian indeks MSCI, memaksa investor asing melakukan aksi jual bersih dalam jumlah signifikan.

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan hebat pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (13/8/2026). Indeks saham unggulan Indonesia ini tercatat ambruk lebih dari 1 persen, memperpanjang tren volatilitas di pasar modal tanah air. Pelemahan ini dipicu oleh arus keluar modal asing atau net sell yang sangat masif di tengah dinamika penyesuaian indeks global.

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG merosot tajam sebesar 1,18 persen pada penutupan sesi pertama. Penurunan ini terjadi secara cepat seiring dengan meningkatnya volume transaksi jual, terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar atau blue chip yang menjadi incaran utama investor institusi.

Arus Modal Asing Keluar Secara Agresif

Salah satu faktor utama yang memperparah kondisi pasar hari ini adalah aksi jual oleh investor asing. Tidak tanggung-tanggung, tercatat aliran modal keluar atau net sell mencapai angka Rp 1,18 triliun hanya dalam waktu beberapa jam perdagangan di sesi pertama.

Fenomena ini menunjukkan adanya sentimen negatif yang kuat di kalangan investor mancanegara. Penjualan besar-besaran ini bukan sekadar aksi ambil untung (profit taking) biasa, melainkan lebih kepada penyesuaian portofolio strategis yang merespons perubahan peta indeks global. Investor asing tampak lebih memilih untuk mengamankan likuiditas mereka daripada menahan posisi di tengah ketidakpastian pasar yang sedang terjadi.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait pergerakan aliran dana asing hari ini:

Nilai Net Sell: Mencapai Rp 1,18 triliun dalam sesi pertama.

Sektor Terdampak: Sebagian besar tekanan jual terpusat pada sektor perbankan dan infrastruktur yang memiliki bobot besar dalam indeks.

Sentimen Utama: Reaksi pasar terhadap penyesuaian indeks MSCI (MSCI Index Review).