DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Anjlok, Danantara Cium Peluang Cuan di Saham Murah

Oleh: DWJ-Manajement • 20 Oct 2026
IHSG Anjlok, Danantara Cium Peluang Cuan di Saham Murah

IHSG Anjlok, BPI Danantara Incar Saham Fundamental Kuat untuk Kejar Keuntungan

Koreksi pasar dianggap sebagai momentum emas untuk mengakuisisi aset berkualitas dengan harga terdiskon.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran dan sentimen negatif di kalangan sebagian pelaku pasar modal.

Namun, berbeda dengan pelaku pasar yang cenderung melakukan aksi jual karena panik, BPI Danantara justru melihat situasi ini dari sudut pandang yang berbeda. Mereka menilai tekanan pasar saat ini adalah peluang investasi jangka panjang yang menjanjikan.

Memanfaatkan Koreksi Pasar Sebagai Momentum Cuan

Penurunan indeks seringkali memberikan ruang bagi harga saham-saham unggulan untuk terkoreksi ke level yang lebih menarik. BPI Danantara menilai bahwa volatilitas ini dapat dimanfaatkan untuk mengumpulkan aset berharga pada harga yang lebih murah.

Strategi ini berfokus pada pemanfaatan momentum pasar guna mendapatkan titik masuk (entry point) yang optimal. Dengan strategi yang matang, koreksi pasar dapat diubah menjadi peluang untuk meraih keuntungan maksimal di masa depan.

Fokus pada Saham dengan Fundamental Kokoh

BPI Danantara menegaskan bahwa mereka tidak akan melakukan pembelian secara sembarangan di tengah kondisi pasar yang fluktuatif. Fokus utama mereka tetap tertuju pada perusahaan yang memiliki fondasi bisnis yang sangat kuat.

Pendekatan ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kerugian akibat ketidakpastian ekonomi global maupun domestik. Dengan memilih emiten yang memiliki daya tahan tinggi, potensi pemulihan nilai investasi akan lebih terjamin.

Kriteria Pemilihan Saham Strategis

Dalam menjalankan strategi investasinya, terdapat beberapa indikator utama yang menjadi acuan tim seleksi Danantara, di antaranya:

Kesehatan laporan keuangan dan arus kas (cash flow) yang stabil.

Rekam jejak manajemen perusahaan yang kredibel dan transparan.

Dominasi pasar atau keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.

Valuasi saham yang masih berada di bawah nilai intrinsiknya (undervalued).

Kesimpulan

Penurunan IHSG tidak seharusnya dipandang hanya sebagai ancaman, melainkan sebagai pintu masuk bagi investor yang memiliki pandangan jangka panjang. Melalui pemilihan saham berbasis fundamental yang kuat, BPI Danantara optimis dapat mengamankan potensi keuntungan di tengah ketidakpastian pasar saat ini.

Menampilkan Seluruh Artikel