DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Dekati 6.500! Asing Rebutan 10 Saham Ini, Gelontorkan Rp648 M

Oleh: DWJ-Manajement 20 Aug 2026
IHSG Dekati 6.500! Asing Rebutan 10 Saham Ini, Gelontorkan Rp648 M

IHSG Melesat Dekati Level Psikologis 6.500, Investor Asing Agresif Borong Saham Komoditas Rp648 Miliar

Pasar modal Indonesia menunjukkan performa gemilang di sesi pertama dengan dorongan kuat dari aliran modal asing yang menyasar sektor komoditas.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan performa yang sangat impresif dalam perdagangan sesi pertama hari ini. Indeks yang menjadi barometer utama pasar modal Indonesia ini tercatat menguat signifikan sebesar 1,47 persen. Kenaikan tajam ini membawa IHSG semakin dekat dengan level psikologis penting, yakni angka 6.500.

Penguatan ini tidak lepas dari dinamika transaksi yang sangat aktif di pasar reguler. Berdasarkan data perdagangan, total nilai transaksi yang berputar di bursa mencapai angka yang cukup fantastis, yakni Rp7,98 triliun. Tingginya nilai transaksi ini mengindikasikan adanya antusiasme yang besar, baik dari investor domestik maupun mancanegara, dalam merespons pergerakan pasar saat ini.

Sektor Komoditas Jadi Motor Penggerak Utama

Lonjakan IHSG yang mencapai lebih dari 1 persen dalam satu sesi ini tidak terjadi tanpa alasan. Analis pasar modal mencatat bahwa pergerakan positif indeks didorong secara masif oleh sektor komoditas. Saham-saham yang bergerak di sektor energi, mineral, dan perkebunan menjadi kontributor utama yang menarik indeks naik ke zona hijau.

Kenaikan harga komoditas di pasar global memberikan sentimen positif bagi emiten-emiten terkait di Tanah Air. Hal ini menciptakan efek domino di mana kepercayaan investor terhadap prospek pendapatan perusahaan berbasis komoditas meningkat, yang kemudian memicu aksi beli secara berkelompok.

Beberapa faktor yang memperkuat performa sektor komoditas dalam sesi ini meliputi:

Sentimen Harga Global: Adanya tren kenaikan harga komoditas utama di pasar internasional yang memberikan harapan keuntungan lebih bagi emiten.

Permintaan yang Stabil: Dinamika permintaan pasar terhadap energi dan mineral yang tetap kuat di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Reaksi Positif Pasar: Respon cepat investor terhadap laporan kinerja perusahaan atau kebijakan terkait sektor sumber daya alam.

Investor Asing Masuk Agresif: Aliran Dana Rp648 Miliar