DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Dekati 6.500! Asing Rebutan 10 Saham Ini, Gelontorkan Rp648 M

Oleh: DWJ-Manajement 20 Aug 2026
IHSG Dekati 6.500! Asing Rebutan 10 Saham Ini, Gelontorkan Rp648 M

Hal yang paling menarik perhatian para pelaku pasar adalah aksi korporasi dari investor asing. Di tengah penguatan indeks, investor asing terlihat sangat agresif melakukan akumulasi pada sejumlah saham unggulan. Tercatat, aliran modal asing atau foreign flow mencatatkan net buy (beli bersih) sebesar Rp648,22 miliar pada sesi pertama ini.

Aksi beli bersih yang mencapai angka ratusan miliar rupiah ini menunjukkan bahwa kepercayaan investor global terhadap fundamental ekonomi Indonesia masih sangat solid. Investor asing tampaknya melihat adanya peluang keuntungan yang menarik, terutama dengan mendekatinya IHSG ke level 6.500. Fokus utama mereka terlihat pada sepuluh saham pilihan yang dianggap memiliki fundamental kuat dan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan.

Masuknya dana asing secara masif biasanya menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan tren penguatan indeks. Jika aliran modal ini terus berlanjut hingga penutupan pasar, maka IHSG berpotensi besar untuk menembus dan bertahan di atas level 6.500, yang akan menjadi tonggak sejarah baru bagi pasar modal Indonesia tahun ini.

Mengapa Asing Memilih Sepuluh Saham Ini?

Meskipun investor asing melakukan diversifikasi, konsentrasi pembelian mereka pada sepuluh saham tertentu menunjukkan adanya strategi selektif. Saham-saham yang mereka incar umumnya memiliki karakteristik sebagai berikut:

Kapitalisasi Pasar Besar (Blue Chip): Saham dengan bobot besar dalam indeks yang mampu menggerakkan arah IHSG secara keseluruhan.

Likuiditas Tinggi: Saham yang mudah diperjualbelikan dalam volume besar tanpa menyebabkan volatilitas yang merugikan.

Kinerja Fundamental Solid: Perusahaan yang memiliki arus kas sehat dan profitabilitas yang terjaga meski dalam kondisi ekonomi yang fluktuatif.

Exposure Komoditas: Sejalan dengan tren penguatan sektor, saham-saham yang memiliki keterkaitan langsung dengan komoditas menjadi incaran utama.

Menuju Level Psikologis 6.500

Mendekati angka 6.500 merupakan momentum krusial bagi IHSG. Dalam analisis teknikal, level psikologis sering kali berfungsi sebagai resisten kuat sekaligus menjadi titik penentu arah tren jangka panjang. Jika IHSG mampu menembus angka tersebut dengan volume transaksi yang terjaga, maka pasar akan memasuki fase bullish yang lebih kuat.

Namun, para pelaku pasar juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap potensi aksi ambil untung (profit taking) di dekat level resisten. Mengingat kenaikan yang terjadi cukup cepat, beberapa investor mungkin akan melakukan penjualan untuk mengamankan keuntungan, yang dapat menyebabkan koreksi teknikal sesaat.