DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

Oleh: DWJ-Manajement • 01 Oct 2026
IHSG Jeblok ke Level 5.900 Kala Reshuffle, Terendah Dalam 2 Bulan

IHSG Anjlok ke Level 5.900 Akibat Sentimen Reshuffle Kabinet Prabowo, Terendah dalam 2 Bulan

Investor Asing Lakukan Net Sell Rp 204,30 Miliar di Tengah Ketidakpastian Politik

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan jual yang cukup masif pada perdagangan Kamis. Indeks saham acuan pasar modal Indonesia ini terpantau anjlok lebih dari 1 persen, menyentuh level psikologis 5.900. Penurunan tajam ini menandai titik terendah IHSG dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Aksi jual yang terjadi di berbagai sektor ini dipicu oleh meningkatnya ketidakpastian di pasar modal menyusul kabar mengenai perombakan atau reshuffle kabinet di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sentimen politik yang dinamis tampaknya menjadi katalis utama yang mendorong para pelaku pasar untuk mengambil sikap wait and see, bahkan cenderung melakukan aksi ambil untung (profit taking) secara besar-besaran.

Ketidakpastian Politik Jadi Pemicu Utama Tekanan Jual

Pasar saham dikenal sangat sensitif terhadap stabilitas politik sebuah negara. Perubahan mendadak dalam struktur kabinet seringkali dianggap sebagai sinyal adanya transisi kebijakan atau perubahan prioritas kerja pemerintah. Dalam konteks saat ini, kabar mengenai reshuffle kabinet Prabowo telah menciptakan persepsi risiko di mata investor.

Para analis menilai bahwa investor cenderung menghindari risiko (risk-off) ketika terjadi pergeseran posisi kunci dalam pemerintahan. Hal ini dikarenakan adanya kekhawatiran mengenai keberlanjutan kebijakan ekonomi yang sebelumnya telah berjalan, terutama pada sektor-sektor strategis seperti energi, keuangan, dan infrastruktur. Jika kementerian terkait mengalami pergantian kepemimpinan, investor khawatir akan adanya evaluasi atau perubahan regulasi yang dapat memengaruhi iklim investasi.

Berikut adalah beberapa faktor utama yang memperparah penurunan IHSG hari ini:

Sentimen Politik: Kabar reshuffle kabinet menciptakan spekulasi mengenai stabilitas kebijakan pemerintah ke depan.

Aksi Ambil Untung: Setelah periode konsolidasi sebelumnya, banyak investor memanfaatkan momentum ini untuk merealisasikan keuntungan.

Aliran Modal Keluar: Terjadi tekanan jual yang signifikan dari investor asing, yang menunjukkan kurangnya kepercayaan jangka pendek terhadap pasar domestik.