Koreksi mendalam ini tidak terjadi begitu saja. Faktor utama yang diduga kuat menjadi pemicu "kebakaran" di pasar saham adalah sentimen terkait indeks MSCI.
Sebelumnya, IHSG juga telah mengalami koreksi besar-besaran sebesar 11,6% pada perdagangan Jumat lalu. Hal ini menunjukkan adanya tren pelemahan yang berkelanjutan di pasar modal Indonesia.
Poin Penting Pergerakan IHSG:
IHSG anjlok 4,31% ke level 4.961,87.
Level ini merupakan yang terendah sejak Oktober 2020.