DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Merah Tapi Asing Masuk Rp153,22 M di Sesi I, Serbu Saham 4 BUMN

Oleh: DWJ-Manajement • 06 Nov 2026
IHSG Merah Tapi Asing Masuk Rp153,22 M di Sesi I, Serbu Saham 4 BUMN

IHSG Merah di Sesi I, Investor Asing Borong Saham BUMN Senilai Rp153,22 Miliar

Meski indeks saham gabungan mengalami koreksi tajam, aliran dana asing tetap mengalir deras ke emiten plat merah.

IHSG Terkoreksi ke Level 4.931,39

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan tren negatif pada perdagangan sesi I hari ini. Indeks tercatat merosot sebesar 1,97% ke posisi 4.931,39.

Penurunan ini memberikan tekanan pada pergerakan pasar modal domestik. Para pelaku pasar tampak masih bersikap hati-hati dalam mengambil posisi perdagangan di tengah volatilitas yang terjadi.

Asing Catat Net Buy Rp153,22 Miliar

Di balik pelemahan indeks, terdapat fenomena menarik pada arus modal asing. Investor asing justru mencatatkan aksi beli bersih atau net buy yang cukup signifikan selama sesi pertama.

Total aliran modal asing yang masuk mencapai Rp153,22 miliar. Hal ini menjadi sinyal optimisme yang muncul di tengah tekanan koreksi pada pasar saham tanah air.

Serbuan pada Empat Saham BUMN

Aksi beli asing tersebut tidak tersebar merata di seluruh sektor. Mayoritas dana yang masuk terkonsentrasi pada saham-saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Setidaknya, terdapat empat emiten BUMN yang menjadi target utama serbuan investor asing. Dominasi aliran dana pada sektor plat merah ini mencakup beberapa poin utama:

Akumulasi masif pada saham perbankan milik negara.

Pembelian pada emiten energi berskala nasional.

Minat beli pada sektor infrastruktur BUMN.

Fokus investasi pada emiten telekomunikasi plat merah.

Kesimpulan

Walaupun IHSG melemah ke level 4.931,39, masuknya dana asing senilai Rp153,22 miliar memberikan sentimen positif bagi pasar. Fokus investor pada empat saham BUMN mengindikasikan bahwa emiten milik negara tetap menjadi pilihan utama di tengah ketidakpastian pasar saat ini.

Menampilkan Seluruh Artikel