Berdasarkan data transaksi pasar, tekanan jual dari investor asing tidak tersebar merata, melainkan terkonsentrasi pada saham-saham unggulan yang memiliki bobot besar terhadap pergerakan indeks. Berikut adalah 10 saham yang mengalami aksi jual bersih paling signifikan oleh investor asing pada periode ini:
BBCA (PT Bank Central Asia Tbk): Mengalami tekanan karena statusnya sebagai penggerak utama indeks.
BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia Tbk): Sektor perbankan menjadi sasaran utama aksi ambil untung.
BMRI (PT Bank Mandiri Tbk): Ikut terseret arus keluar modal asing di sektor finansial.
BBNI (PT Bank Negara Indonesia Tbk): Menunjukkan volatilitas tinggi seiring penurunan kepercayaan jangka pendek.
TLKM (PT Telkom Indonesia Tbk): Sektor telekomunikasi turut terdampak sentimen ketidakpastian.
ASII (PT Astra International Tbk): Saham konglomerasi ini menjadi pilihan asing untuk mengurangi eksposur risiko.
UNVR (PT Unilever Indonesia Tbk): Sektor konsumsi mengalami tekanan jual meskipun relatif defensif.
ICBP (PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk): Mengalami koreksi seiring dengan sentimen pasar secara umum.
AMRT (PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk): Pergerakan saham ritel ini ikut tertekan oleh arus keluar asing.
GOTO (PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk): Saham teknologi ini menjadi salah satu yang paling sensitif terhadap perubahan sentimen pasar.