DWJ Manajement - PORTAL

IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

Oleh: DWJ-Manajement 22 Sep 2026
IHSG Sesi I Dibuka Menguat 0,12% ke Level 6.392

Kendati dibuka dengan penguatan, para pelaku pasar diingatkan untuk tetap waspada. Salah satu faktor risiko utama yang saat ini menjadi sorotan utama adalah perkembangan konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah. Eskalasi ketegangan di wilayah tersebut menciptakan ketidakpastian yang dapat memicu volatilitas tinggi di pasar global.

Pasar mencermati dengan sangat detail setiap pernyataan resmi dari pemimpin negara maupun pergerakan militer di kawasan tersebut. Ada beberapa dampak turunan yang perlu diantisipasi oleh investor domestik, antara lain:

Fluktuasi Harga Komoditas: Ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu rantai pasok energi global, yang dapat memicu lonjakan harga minyak mentah dunia.

Ketidakpastian Nilai Tukar: Konflik geopolitik sering kali mendorong investor untuk beralih ke aset safe haven seperti Dollar AS atau emas, yang dapat menekan nilai tukar Rupiah.

Sentimen Risiko Global: Jika konflik meluas, hal ini dapat memicu aksi jual masif di pasar saham negara berkembang seiring dengan upaya investor mengurangi eksposur risiko mereka.

Oleh karena itu, meskipun IHSG saat ini berada di jalur positif, penguatan ini dinilai masih bersifat terbatas selama isu geopolitik belum menunjukkan tanda-tanda deeskalasi yang nyata.

Sektor-Sektor yang Menjadi Perhatian Trader

Dalam pergerakan sesi I ini, terdapat beberapa sektor yang diprediksi akan menjadi penggerak utama indeks. Para trader dan investor institusi cenderung melakukan rotasi sektor berdasarkan dinamika harga komoditas dan kondisi ekonomi makro.

Beberapa sektor yang layak untuk dicermati dalam perdagangan hari ini antara lain: