DWJ Manajement - PORTAL

Ikan Teri Cirebon Bersiap Naik Kelas, Mutu Hasil Perikanan Jadi Perhatian

Oleh: DWJ-Manajement 21 Sep 2026
Ikan Teri Cirebon Bersiap Naik Kelas, Mutu Hasil Perikanan Jadi Perhatian

Standardisasi Sortir: Melakukan pemilahan berdasarkan ukuran dan kualitas fisik ikan agar produk yang sampai ke tangan konsumen bersifat seragam.

Rantai Dingin (Cold Chain Management): Memastikan ikan tetap segar sejak dari kapal hingga masuk ke tahap pengolahan awal.

Strategi Pengembangan Kampung Nelayan di Gebang Mekar

Pemerintah daerah bersama dengan pemangku kepentingan terkait mulai memfokuskan perhatian pada pengembangan kampung nelayan, salah satunya di wilayah Gebang Mekar. Fokus utama dari pengembangan ini adalah menciptakan ekosistem perikanan yang terintegrasi. Tidak hanya bicara soal alat tangkap, tetapi juga soal infrastruktur pasca-panen.

Dengan mengubah wajah kampung nelayan menjadi kawasan pengolahan yang lebih tertata, diharapkan para pekerja dapat bekerja dengan standar operasional prosedur (SOP) yang lebih baik. Penggunaan teknologi sederhana namun efektif, seperti alat pengering mekanis atau rumah pengering (solar dryer dome), mulai diperkenalkan sebagai solusi atas kendala cuaca yang sering menghambat produksi.

Selain infrastruktur fisik, pemberdayaan sumber daya manusia juga menjadi pilar penting. Para pekerja dan pelaku UMKM perikanan perlu dibekali dengan pengetahuan mengenai manajemen mutu dan sertifikasi pangan. Tanpa pemahaman yang mendalam mengenai pentingnya kualitas, teknologi secanggih apa pun tidak akan memberikan dampak maksimal terhadap daya saing produk.

Membuka Akses Pasar Global melalui Nilai Tambah

Target akhir dari seluruh rangkaian peningkatan mutu ini adalah pembukaan akses pasar global. Saat ini, ikan teri Cirebon sudah cukup dikenal di pasar lokal, namun nilai ekonomisnya belum optimal. Dengan adanya sertifikasi seperti HACCP (Hazard Analysis and Critical Control Points) atau sertifikat keamanan pangan lainnya, produk ini akan memiliki "paspor" untuk masuk ke negara-negara maju.

Peningkatan kualitas ini secara otomatis akan memberikan nilai tambah (value added) bagi para nelayan. Ketika ikan teri naik kelas dari komoditas curah menjadi produk ekspor bermerek, harga jual di tingkat produsen akan meningkat secara signifikan. Hal ini diharapkan dapat memutus rantai tengkulak yang selama ini seringkali menekan harga di tingkat nelayan.

Beberapa potensi pasar yang dapat dibidik antara lain: